JAKARTA, ODIYAIWUU.com — Keluarga besar Tempo, Selasa (19/5) menyampaikan keprihatinan menyusul kejadian yang dialami reporter Tempo Andre Prasetyo Nugroho saat bertugas meliput misi bantuan kemanusiaan ke Gaza, Palestina. Andre ditahan tentara Israel saat kapal yang ditumpanginya melintas di perairan internasional pada Senin (18/5).
“Manajemen Tempo memberi perhatian khusus terhadap keselamatan Andre serta kondisi psikologis keluarganya,” ujar Jajang Jamaludin dari Tempo melalui keterangan tertulis kepada wartawan di Jakarta, Selasa (19/5).
Menurut Jajang, Tempo terus menjalin komunikasi dengan perwakilan keluarga Andre untuk memberikan dukungan, pendampingan, dan menyampaikan informasi secara berkala.
Jajang menjelaskan, sebelum diberangkatkan ke Gaza, Tempo telah memberi pelatihan yang memadai kepada Andre untuk meliput dan menjadi relawan kemanusiaan di wilayah konflik. Baik melalui pelatihan internal maupun pelatihan yang diselenggarakan lembaga pengundang, Global Sumud Flotilla (GSF) dan Global Peace Convoy Indonesia (GPCI).
“Tempo memberangkatkan Andre dalam misi bantuan kemanusiaan tersebut karena bantuan bagi masyarakat sipil di Gaza sangat mendesak,” kata Jajang lebih lanjut.
Selain itu, ujar Jajang, perhatian publik Indonesia atas konflik di Gaza sangat besar. Sebagai institusi pers, Tempo memandang penting untuk memenuhi hak masyarakat dalam memperoleh informasi langsung dari lapangan.
Jajang menambahkan, Tempo telah menerima konfirmasi resmi dari pihak pengundang bahwa Andre termasuk salah satu anggota relawan bantuan kemanusiaan yang ditahan oleh tentara Israel pada Senin (18/5) setelah kontak rutin dengan yang bersangkutan terputus sejak Ahad (17/5).
Saat ini, demikian Jajang, Tempo terus berupaya melengkapi dan memperbarui informasi melalui berbagai pihak, terutama GSF dan GPCI, untuk memperoleh gambaran yang utuh mengenai situasi yang terjadi di lapangan.
“Tempo juga memanfaatkan berbagai saluran komunikasi dan jaringan relasi, baik di dalam maupun luar negeri, untuk memastikan isu ini menjadi perhatian bersama serta mencari langkah terbaik demi menjamin keselamatan dan pemulangan Andre,” katanya.
Selain itu, pihak Tempo terus berkoordinasi dengan media dan lembaga lain yang stafnya juga dilaporkan ditahan oleh tentara Israel untuk merumuskan dan menjalankan langkah bersama dalam penggalangan solidaritas, dukungan internasional, serta upaya pemulangan para relawan dan pekerja media yang ditahan.
Sejauh ini, respons dari berbagai pihak yang kami ajak berkoordinasi sangat positif, meskipun akses komunikasi ke wilayah konflik masih sangat terbatas. Tempo akan terus memantau perkembangan situasi dan menyampaikan informasi terbaru kepada publik. (*)










