DAERAH  

Peringati HUT ke-63 Kodam Cenderawasih, Pangdam Febriel Ajak Stakeholder Wujudkan Papua Damai

Panglima Kodam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang, SH, MM didampingi Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah Cenderawasih Ny Ina Febriel Buyung Sikumbang saat memimpin langsung acara syukuran Hari Ulang Tahun ke-63 Kodam Cenderawasih Tahun 2025 di Aula Tonny A. Rompis Makodam Cenderawasih, Jayapura, Papua, Senin (18/5). Foto: Istimewa

JAYAPURA, ODIYAIWUU.com — Keluarga besar Komando Daerah Militer (Kodam) XVII/Cenderawasih, Senin (18/5) merayakan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-63 Tahun 2025 di Aula Tonny A. Rompis Makodam Cenderawasih, Jayapura, Papua.

Suasana penuh khidmat dan kebersamaan mewarnai acara peringatan ulang tahun. Momentum syukuran tersebut menjadi refleksi perjalanan panjang pengabdian Kodam Cenderawasih dalam menjaga keamanan dan membangun kedamaian di tanah Papua.

Panglima Kodam Cenderawasih Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang, SH, MM memimpin langsung acara syukuran didampingi Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah Cenderawasih Ny Ina Febriel Buyung Sikumbang. Acara dihadiri pula para pejabat Kodam, prajurit, PNS serta perwakilan Persit.

Sebagai bentuk rasa syukur atas pengabdian selama 63 tahun, rangkaian kegiatan diawali pemotongan tumpeng, pemberian tali asih kepada purnawirawan dan warakawuri,

Penyerahan hadiah lomba peringatan HUT ke-63 dan ditutup doa lintas agama yang berlangsung penuh kekhusyukan. Nuansa toleransi dan persatuan begitu terasa ketika seluruh elemen yang hadir bersama-sama memanjatkan doa demi keamanan dan kesejahteraan Papua.

Pangdam Cenderawasih Febriel Sikumbang dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi kepada seluruh prajurit, PNS, Persit serta masyarakat Papua yang selama ini terus mendukung tugas-tugas Kodam Cenderawasih.

“Dirgahayu Kodam XVII/Cenderawasih. Semoga di usia ke-63 tahun ini, Kodam XVII/Cenderawasih semakin maju, profesional, dicintai rakyat, serta mampu memberikan pengabdian terbaik demi keamanan dan kesejahteraan masyarakat Papua,” ujar Febriel Sikumbang melalui keterangan tertulis dari Jayapura, Papua, Senin (18/5).

Febriel juga menegaskan, perjalanan panjang Kodam Cenderawasih sejak berdiri pada 17 Mei 1963 tidak lepas dari berbagai tantangan dan dinamika yang harus dihadapi.

Namun, semangat pengabdian para prajurit serta dukungan seluruh elemen masyarakat, stakeholder menjadi kekuatan utama dalam menjaga Papua tetap aman dan damai.

Mengusung tema Bersama Rakyat Mewujudkan Papua Maju dan Sejahtera Febriel menilai tema tersebut memiliki makna mendalam dan relevan dengan kondisi Papua saat ini.

Menurutnya, membangun Papua tidak dapat dilakukan sendiri, melainkan membutuhkan sinergi seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah, TNI-Polri, tokoh agama, tokoh adat, hingga masyarakat.

“Kita harus terus bersatu, bahu-membahu dan bersinergi untuk menjadikan Papua lebih aman, damai, dan sejahtera,” kata Febriel lebih lanjut.

Selain menjadi momentum refleksi, syukuran HUT ke-63 Kodam Cenderawasih juga menjadi pengingat pentingnya menjaga semangat persaudaraan dan kemanunggalan TNI bersama rakyat di tengah berbagai tantangan pembangunan di Papua.

Acara kemudian dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur dan harapan agar Kodam Cenderawasih terus menjadi garda terdepan dalam menjaga kedamaian serta mendukung kesejahteraan masyarakat Papua.

Di akhir sambutannya, Pangdam Febriel menyampaikan apresiasi kepada seluruh keluarga besar Kodam Cenderawasih atas dedikasi dan pengorbanan yang telah diberikan selama ini.

“Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa memberikan petunjuk, kekuatan, dan perlindungan dalam setiap pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” ujar Febriel. (*)