SORENDIWERI, ODIYAIWUU.com — Kebakaran hebat melanda Kampung Fanindi, Distrik Supiori Selatan, Kabupaten Supiori, Provinsi Papua, Jumat (24/4) malam sekitar pukul 20.20 WIT. Peristiwa tersebut menghanguskan sedikitnya delapan kios dan satu warung makan milik warga.
Berdasarkan informasi awal di lokasi kejadian, api diduga berasal dari salah satu kios sebelum dengan cepat merembet ke bangunan lain yang berada berdekatan. Material bangunan yang sebagian besar mudah terbakar serta jarak antar kios yang rapat mempercepat penyebaran api.
Personel Polsek Supiori Selatan bersama masyarakat setempat langsung bergerak melakukan pemadaman secara manual guna mencegah kobaran api meluas ke area permukiman lainnya.
Upaya pemadaman berlangsung dramatis karena keterbatasan peralatan serta kondisi malam hari. Sejumlah warga yang terdampak langsung dievakuasi ke lokasi yang lebih aman untuk menghindari risiko lanjutan.
Hingga saat ini, belum ada laporan resmi terkait korban jiwa, sementara kerugian materiil masih dalam proses pendataan.
Kepala Kepolisian Resor (Polres) Supiori Kompol Frits Joni Erari melalui Wakil Kapolres Kompol Handry Marcopollo Bawiling mengatakan, pihaknya segera melakukan langkah lanjutan berupa olah tempat kejadian perkara (TKP) serta pemeriksaan saksi-saksi untuk memastikan penyebab kebakaran.
“Saat ini kami masih melakukan pendataan dan akan melaksanakan olah TKP serta memintai keterangan dari saksi-saksi untuk mengetahui penyebab pasti kejadian ini,” ujar Handry di Sorendiweri, kota Kabupaten Supiori, Papua, Sabtu (25/4).
Selain itu, kata Handry, jajaran Polres Supiori juga langsung turun ke lokasi guna memastikan proses penanganan berjalan optimal sekaligus memberikan dukungan kepada personel di lapangan.
Masyarakat juga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di kawasan permukiman padat.
“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati, memastikan instalasi listrik aman, serta tidak meninggalkan sumber api tanpa pengawasan,” kata Handry lebih lanjut. (*)










