JAYAPURA, ODIYAIWUU.com — Sebanyak 22 tim seni tari dari berbagai sanggar budaya di Jayapura, Senin (11/5) tampil memukau dengan beragam kreasi tarian khas Papua sarat makna, nilai adat, dan semangat kebersamaan di Lapangan Cenderawasih Markas Komando Daerah (Makodam) XVII/Cenderawasih, Jayapura, Papua.
Warna-warni budaya Papua berpadu dengan semangat persaudaraan dalam lomba tarian budaya atau tari kreasi Papua digelar Kodam Cenderawasih dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-63 Kodam Cenderawasih tahun 2026.
Kepala Staf Kodam (Kasdam) Cenderawasih Brigjen TNI Haryantana, SH mewakili Pangdam Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang, SH, MM membuka langsung acara lomba.
Dentuman tifa, gerakan energik yang disuguhkan para penari hingga ornamen budaya yang dikenakan peserta menghadirkan suasana meriah sekaligus membangkitkan rasa bangga terhadap kekayaan seni tari dan budaya khas masyarakat bumi Cenderawasih.
“Kegiatan ini bukan sekadar perlombaan seni, melainkan bentuk nyata kecintaan terhadap warisan budaya Papua yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi muda,” ujar Haryantana saat membacakan sambutan tertulis Febriel Sikumbang di Jayapura, Papua, Senin (11/5).
Menurut Haryantana, kegiatan tersebut menjadi ruang bagi generasi muda untuk terus melestarikan budaya lokal sekaligus mengembangkan kreativitas seni yang tetap berpijak pada nilai-nilai budaya asli Papua.
Papua diakui memiliki keragaman adat, bahasa, seni, dan tradisi yang luar biasa, yang menjadi identitas sekaligus kebanggaan masyarakat Papua dan bangsa Indonesia. Karena itu, pelestarian budaya harus terus didorong sebagai perekat persaudaraan dan keharmonisan masyarakat.
Haryantana juga berharap momentum ulang tahun kali ini semakin memperkuat sinergi antara TNI dan masyarakat dalam menjaga kondusivitas serta membangun Papua yang damai dan harmonis.
“Kodam XVII/Cenderawasih sebagai bagian dari rakyat Papua akan selalu mendukung upaya pelestarian budaya daerah sebagai perekat persaudaraan dan keharmonisan masyarakat,” kata Haryantana lebih lanjut.
Antusiasme masyarakat terlihat tinggi sepanjang kegiatan berlangsung. Sorak dukungan dan tepuk tangan meriah mengiringi setiap penampilan peserta yang tampil penuh semangat dan kreativitas.
Bagi para peserta, lomba ini bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi kesempatan untuk memperkenalkan budaya Papua kepada masyarakat luas. Beragam tarian kreasi yang ditampilkan menggambarkan kehidupan masyarakat Papua, nilai gotong royong, rasa syukur, hingga semangat menjaga tanah leluhur.
Melalui kegiatan budaya tersebut, ujar Haryantana, Kodam Cenderawasih kembali menunjukkan komitmennya untuk hadir bersama masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan wilayah, tetapi juga merawat identitas budaya dan memperkuat rasa persatuan di tanah Papua. (*)










