TIMIKA, ODIYAIWUU.com — Puluhan orang, Kamis (4/6) melakukan demonstrasu dengan melakukan pemalangan pintu masuk ke PT Freeport Indonesia (PTFI) di Check Point (CP) 430, pintu masuk Kuala Kencana, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah.
Akibat aksi pemalangan di pintu masuk CP 430 Kuala Kencana, membuat akses keluar masuk menjadi lumpuh. Massa warga tersebut diduga berasal dari Yayasan Tuarek Natkime, Mimika.
Demonstrasi disertai pemalangan diduga terkait pengelolaan besi tua (scrap metal) yang harus diberikan oleh PTFI, korporasi tambang dunia yang beroperasi di tanah ulayat masyarakat asli dan Divisi Corporate Social Responsibility (CSR) kepada massa pengunjuk rasa melalui Yayasan Tuarek Natkime.
Dengan membawa spanduk yang dibentangkan dengan isi pernyataan surat teguran dan pernyataan sikap Yayasan Tuarek Natkime kepada PTFI.
Dalam kesempatan tersebut massa dari keluarga besar Natkime melalui Yayasan Tuarek Natkime didampingi lembaga adat menyampaikan pernyataan sikap melalui tuntutan sebagai berikut.
Pertama, mengembalikan hak dalam pengelolaan bisnis besi tua (scrap metal) yang telah diabaikan, tidak dikoordinasikan, dan dilanggar selama lebih dari 13 tahun. Hal itu bertentangan dengan surat keputusan tertinggi perusahaan tertanggal 15 Juli 2004.
Kedua, menuntut agar (pihak Perusahaan) segera menghentikan segala bentuk kegiatan, pengangkutan dan pengelolaan besi scrap yang dilakukan oleh pihak lain, khusunya PT Elhama Family, yang tidak memiliki dasar hukum yang sah dan melanggar kesepakatan awal.
Kepala Kepolisian Resor Mimika AKBP Billyandha Hildiario Budiman, SIK, MH membenarkan adanya aksi pemalangan tersebut. Namun, menurutnya, situasi sudah kembali kondusif.
“Iya benar, tapi sudah dibuka,” ujar Kapolres Billyandha Hildiario Budiman melalui pesan singkat di Timika, Papua Tengah, Kamis (4/6).
Setelah dilakukan mediasi oleh aparat kepolisian, massa akhirnya membuka blokade. Akses masuk melalui Check Point Kuala Kencana kembali normal dan aktivitas lalu lintas kendaraan operasional berangsur lancar. Sejumlah personel Polsek Kuala Kencana masih berjaga di lokasi guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif. (*)










