WAMENA, ODIYAIWUU.com — Panglima Komando Daerah Militer (Kodam) XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang, SH, MM, Minggu (24/5) menghadiri ibadah Minggu di Gereja GIDI Jemaat Kalvari Wamena, Jalan JB Wenas, Distrik Wesaput, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan.
Kegiatan ibadah yang berlangsung penuh suka cita tersebut dihadiri juga Gubernur Papua Pegunungan Dr John Tabo, SE, MBA dan jemaat Gereja GIDI Jemaat Kalvari Wamena yang dipimpin oleh Ketua Klasis GIDI Baliem Pendeta Dinus Wanimbo.
Pangdam Febriel Sikumbang dalam sambutannya usai ibadah menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada pengurus gereja serta seluruh jemaat GIDI Kalvari Wamena atas kesempatan untuk beribadah bersama.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada pengurus gereja dan seluruh jemaat GIDI Kalvari Wamena. Ini merupakan sukacita yang luar biasa karena saya dapat melaksanakan ibadah bersama seluruh jemaat pada hari ini,” ujar Febriel Sikumbang di Wamena, Jayawijaya, Papua Pegunungan, Minggu (24/5).
Febriel juga mengajak seluruh masyarakat untuk tetap menjaga iman, persaudaraan, dan semangat perdamaian di tengah dinamika situasi yang terjadi di Papua Pegunungan.
“Kita telah mendengar firman Tuhan bahwa kita semua selalu dilindungi Roh Kudus. Walaupun berada dalam situasi yang kurang baik, kita harus tetap percaya bahwa kedamaian pasti hadir di tengah-tengah kita,” katanya.
Febriel dalam kesempatan tersebut juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama ini terdapat oknum prajurit TNI yang melakukan hal-hal yang tidak berkenan di hati masyarakat.
Selain itu, Febriel berharap agar Papua Pegunungan terus diliputi kedamaian dan sukacita serta seluruh masyarakat selalu berada dalam perlindungan Tuhan Yang Maha Kuasa.
Sebagai bentuk perhatian dan kepedulian kepada jemaat, Febriel turut menyerahkan tali asih berupa Alkitab kepada pihak gereja dan jemaat GIDI Kalvari Wamena.
Momen ibadah bersama tersebut menjadi simbol kuatnya semangat kebersamaan, toleransi, dan harapan akan terciptanya Papua yang aman, damai, dan penuh kasih persaudaraan. (*)










