DAERAH  

Kepala KPPG Papua Raya Djimmy Douw Tepis Informasi Pendaftaran Satgas Makan Bergizi Gratis

Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Papua Raya Djimmy Y Douw, ST. MM. Foto: Istimewa

JAYAPURA, ODIYAIWUU.com — Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Papua Raya Djimmy Y Douw, ST. MM, Selasa (27/10) menepis informasi hoaks terkait pendaftaran Satuan Tugas (Satgas) Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang beredar di Jayapura dan sekitarnya beberapa hari belakangan.

Menurut Djimmy, informasi hoaks terkait pendaftaran Satgas MBG seolah resmi dari pihak BGN di Kota Jayapura. Informasi hoaks tersebut juga meminta pelamar mengumpulkan uang untuk membeli baju dan mengikuti pelantikan di sebuah hotel di Jayapura. Namun, informasi tersebut adalah hoaks dan merupakan modus penipuan sehingga warga perlu waspada.

“Saya perlu tegaskan bahwa Badan Gizi Nasional tidak pernah memungut biaya pendaftaran untuk kegiatan tersebut. Informasi kegiatan yang mengatasnamakan Grup Satgas Nasional MBG Gel II PABPDSI Provinsi Papua sebagaimana terlihat dalam tangkapan layar media sosial lalu beredar di publik merupakan informasi hoaks,” ujar Djimmy Y Douw di Jayapura, Papua, Selasa (27/10).

Klarifikasi tersebut disampaikan Djimmy agar masyarakat, insan pers, dan seluruh pemangku kepentingan terkait tidak tertipu informasi palsu bahkan menjadi korban akibat ulah pihak-pihak tidak bertanggung jawab. Apalagi, informasi hoaks tersebut mengatasnamakan Grup Satgas Nasional MBG Gel II PABPDSI Provinsi Papua.

Menurut Djimmy, pihak KPPG Papua Raya menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan merupakan kegiatan resmi Badan Gizi Nasional dan tidak diselenggarakan oleh KPPG Papua Raya.

“Saya juga perlu menegaskan bahwa KPPG Papua Raya tidak pernah meminta atau memungut uang pendaftaran, biaya administrasi maupun pungutan dalam bentuk apa pun untuk mengikuti kegiatan sebagaimana dimaksud,” kata Djimmy lebih lanjut.

Djimmy menambahkan, masyarakat diimbau agar tidak mudah percaya terhadap informasi, ajakan atau permintaan pembayaran yang mengatasnamakan BGN maupun KPPG Papua Raya tanpa adanya konfirmasi dan dasar informasi resmi yang dapat dipertanggungjawabkan.

“Apabila masyarakat menerima pesan, undangan atau permintaan transfer uang yang mengatasnamakan BGN atau KPPG Papua Raya kami minta untuk terlebih dahulu melakukan verifikasi melalui saluran komunikasi resmi instansi terkait. Kami juga mengimbau masyarakat untuk menyimpan bukti percakapan dan transaksi apabila menemukan indikasi permintaan pembayaran yang mencurigakan,” ujarnya.

Menurut Djimmy, KPPG Papua Raya berkomitmen menjalankan tugas dan fungsi pelayanan pemenuhan gizi sesuai dengan ketentuan yang berlaku serta menjaga transparansi, integritas, dan akuntabilitas dalam pelaksanaan Program Badan Gizi Nasional.

“Klarifikasi ini kami sampaikan untuk mencegah kesalahpahaman di tengah masyarakat, menjaga kepercayaan publik serta memastikan bahwa informasi mengenai program dan kegiatan BGN bersumber dari saluran resmi,” kata Djimmy. (*)