DAERAH  

Taruna Akademi Kepolisian Asal Polda Papua Barat Daya Meninggal Dunia, Polisi Selidiki Penyebabnya

Gedung Akademi Kepolisian (Akpol), Jalan Sultan Agung, kawasan Candi Baru, Kecamatan Gajahmungkur, Semarang, Jawa Tengah. Sumber foto: akpol.ac.id

SEMARANG, ODIYAIWUU.com — AMM (19), taruna Akademi Kepolisian (Akpol) asal daerah pengiriman Kepolisian Daerah (Polda) Papua Barat Daya, Kamis (30/7) malam meninggal dunia di kompleks Akademi Kepolisian, Semarang, Jawa Tengah. Hingga kini, kepolisian masih menyelidiki penyebab pasti kematian korban.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Humas) Polda Jawa Tengah Kombes Pol Yuliyanto membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia mengatakan, korban ditemukan dalam kondisi mengalami luka dan sempat mendapatkan penanganan medis di Rumah Sakit Bhayangkara Semarang.

Namun, nyawanya tidak dapat diselamatkan. “Korban ditemukan dalam kondisi luka, sempat dilarikan ke rumah sakit, namun tidak tertolong,” ujar Yuliyanto mengutip media di Semarang, kota Provinsi Jawa Tengah, Sabtu (1/8).

Jenazah AMM kemudian disemayamkan di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Semarang sebelum diserahkan kepada pihak keluarga. Yuliyanto mengatakan, keluarga sudah menerima pemberitahuan mengenai peristiwa tersebut dan menganggapnya sebagai musibah.

Berdasarkan informasi yang diterima kepolisian, jenazah selanjutnya akan dipulangkan ke Makassar, Sulawesi Selatan untuk dimakamkan. Yuliyanto menjelaskan, penyidik telah melakukan olah tempat kejadian perkara serta meminta keterangan dari sejumlah saksi yang pertama kali mengetahui insiden tersebut.

Meski demikian, penyebab kematian korban masih dalam proses pendalaman. “Hingga saat ini penyidik masih mendalami penyebab kematian dan belum dapat menyampaikan kesimpulan mengenai peristiwa tersebut,” kata Yuliyanto lebih lanjut.

Sebelum peristiwa itu terjadi, AMM dijadwalkan mengikuti latihan integrasi di Magelang bersama taruna Akademi Militer (Akmil) dan Akademi Angkatan Udara (AAU).

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk menunggu hasil penyelidikan resmi dan tidak berspekulasi mengenai penyebab meninggalnya taruna tersebut. (*)