DAERAH  

AKBP Alredo Rumbiak Memulai Tugas Baru Sebagai Kapolres Mimika Gantikan Billyandha Budiman

Kapolres Mimika AKBP Alredo Agustinus Rumbiak, SIK, M.Tr.Mil, M.Han. Alredo menggantikan AKBP Billyandha Hildiario Budiman, SIK, MH yang mendapat tugas baru sebagai Kepala Sub Bidang Senjata dan Bahan Peledak pada Bidang Pelayanan Masyarakat Badan Intelijen dan Keamanan Kepolisian Negara Republik Indonesia. Foto: Istimewa

TIMIKA, ODIYAIWUU.com — Pergantian kepemimpinan di Kepolisian Resor (Polres) Mimika menandai babak baru dalam upaya menjaga stabilitas keamanan di salah satu daerah paling strategis di Papua Tengah.

Kepala Kepolisian Daerah Papua Tengah Brigjen Pol Jermias Rontini, SIK, M.Si, Senin (13/7) resmi melantik AKBP Alredo Agustinus Rumbiak, SIK, M.Tr.Mil, M.Han sebagai Kapolres Mimika dalam upacara serah terima jabatan di Mapolda Papua Tengah, Nabire.

Alredo menggantikan AKBP Billyandha Hildiario Budiman, SIK, MH yang mendapat penugasan baru sebagai Kepala Sub Bidang Senjata dan Bahan Peledak pada Bidang Pelayanan Masyarakat Badan Intelijen dan Keamanan Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Sehari setelah pelantikan, Selasa (14/7) ia bersama Ketua Bhayangkari Cabang Mimika Ny Asih Alredo, tiba di Markas Polres Mimika di Mile 32 dan disambut jajaran personel melalui prosesi pedang pora kepolisian.

Bagi Alredo, penugasan di Mimika bukan sekadar rotasi jabatan. Wilayah ini memiliki karakteristik yang berbeda dibanding daerah lain di Papua.

Selain menjadi pusat aktivitas ekonomi nasional melalui kawasan pertambangan, Mimika juga merupakan daerah dengan mobilitas masyarakat yang tinggi serta dinamika sosial dan keamanan yang kompleks.

Karier kepolisian AKBP Alredo lebih banyak ditempa di Korps Brigade Mobil (Brimob) Polri. Selama kurang lebih 18 tahun, ia mengabdikan diri pada satuan elite tersebut dengan berbagai penugasan operasional.

Alredo, lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) Angkatan 2007, pernah menjabat sebagai Komandan Peleton (Danton) Batalyon A Resimen III Pelopor Korbrimob Polri, kemudian dipercaya memimpin kompi di satuan yang sama.

Kariernya terus berkembang hingga menduduki sejumlah jabatan strategis di Pasukan Gegana Korbrimob Polri, termasuk sebagai Kepala Seksi Operasional Pasukan Gegana dan Komandan Detasemen A Satuan Intelijen Korbrimob Polri.

Pengalaman tersebut membentuk kemampuannya dalam penanganan operasi berisiko tinggi, penanggulangan terorisme, serta manajemen operasi kepolisian.

Meski baru menjabat sebagai Kapolres Mimika, Alredo bukan sosok asing di tanah Papua. Sebelum dipercaya memimpin Polres Mimika, ia menjabat sebagai Kapolres Nduga, salah satu wilayah dengan tingkat tantangan keamanan yang cukup tinggi.

Jauh sebelum menjadi Kapolres, Alredo juga beberapa kali terlibat dalam berbagai operasi kepolisian di Papua, di antaranya Satgas Nemangkawi dan Satgas Operasi Damai Cartenz.

Pengalaman lapangan tersebut membuatnya memahami karakter geografis Papua, pola pendekatan keamanan, hingga pentingnya membangun komunikasi dengan masyarakat sebagai bagian dari strategi pemeliharaan keamanan dan ketertiban.

Selain pengalaman operasional, Alredo juga menempuh berbagai pendidikan pengembangan kepemimpinan. Setelah lulus dari Akademi Kepolisian pada 2007, ia melanjutkan pendidikan di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) dan lulus pada 2014. Pada 2024, ia menyelesaikan pendidikan di Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Sesko AD) Angkatan ke-64.

Kombinasi pengalaman lapangan dan pendidikan tersebut menjadi modal penting dalam memimpin organisasi kepolisian di daerah dengan dinamika yang kompleks seperti Mimika.

Di balik kariernya sebagai perwira Polri, Alredo juga memiliki catatan prestasi di dunia olahraga. Putra mantan petinju nasional Alex Rumbiak itu pernah mengharumkan nama Indonesia melalui cabang olahraga tinju.

Sebelum menjadi anggota Polri, ia berhasil meraih gelar juara nasional serta mempersembahkan medali perunggu pada ajang Arafura Games di Australia tahun 2001.

Latar belakang sebagai atlet dinilai turut membentuk karakter disiplin, daya juang, dan kepemimpinan yang kini menjadi bagian dari perjalanan kariernya sebagai anggota Polri.

Sebagai Kapolres Mimika yang baru, Alredo akan menghadapi berbagai tantangan, mulai dari pengamanan objek vital nasional, penguatan keamanan masyarakat, penanganan tindak kriminalitas, hingga menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah yang menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi Papua.

Pengalaman panjang di Brimob, keterlibatan dalam berbagai operasi di Papua, serta kepemimpinan di Polres Nduga menjadi bekal yang diharapkan mampu memperkuat kinerja Polres Mimika dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.

Kini, estafet kepemimpinan telah berpindah tangan. Harapan besar pun mengiringi langkah Alredo Agustinus Rumbiak untuk menjaga keamanan dan membangun kepercayaan masyarakat di Kabupaten Mimika. (*)