POUMAKO, ODIYAIWUU.com — Bupati Kabupaten Mimika John Rettob bersama Ketua Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Ny Zusy Herawati Rettob, Jumat (29/5) mengunjungi umat Katolik Stasi Santo Fransiskus Poumako, Keuskupan Timika, Papua Tengah.
Kunjungan tersebut sebagai bentuk keprihatinan dan kepedulian menyusul musibah kebakaran yang menimpa Gedung Gereja Fransiskus Poumako, Distrik Mimika Timur, Mimika, Papua Tengah, Rabu (27/5) sekitar pukul 19.30 WIT.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati John Rettob didampingi Penjabat Sekda Mimika Bram Kateyau dan Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan Fransiskus Bokeyau, Kepala Ditrik Mimika Timur Reimon Tanser, serta Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Samuel Yogi.
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memberikan dukungan moral kepada umat yang terdampak sekaligus memastikan proses pemulihan dan pembangunan kembali rumah ibadah dapat segera berjalan.
Dalam kesempatan itu, Bupati John menyampaikan rasa prihatin atas musibah yang terjadi. John menegaskan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika hadir bersama masyarakat sabar dalam menghadapi setiap cobaan, termasuk membantu proses pembangunan kembali gedung Gereja Poumako.
“Kami turut merasakan kesedihan yang dialami oleh seluruh jemaat. Namun kami percaya, dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, gereja ini akan kembali berdiri dan menjadi tempat ibadah yang lebih baik bagi umat,” ujar Bupati John Rettob di Poumako, Mimika Barat, Papua Tengah, Jumat (29/5).
Sebagai wujud nyata kepedulian, Bupati bersama Ketua TP PKK menyerahkan bantuan dana untuk mendukung pembangunan kembali gereja yang mengalami kerusakan akibat kebakaran.
Kedatangan Bupati John Rettob dan rombongan disambut hangat oleh Ketua Dewan Paroki Santo Fransiskus Poumako Herman Dumatubun dan seluruh umat. Dumatubun menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian serta respon cepat yang ditunjukkan oleh Bupati Mimika terhadap musibah yang menimpa Gedung Gereja tersebut.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas kehadiran Bapak Bupati bersama Ibu Ketua TP PKK beserta rombongan. Respon cepat yang diberikan menunjukkan kepedulian yang besar kepada umat dan masyarakat. Ini menjadi semangat bagi kami untuk bangkit dan melanjutkan pembangunan gereja,” kata Dumatubun.
Dumatubun menjelaskan, Gereja Santo Fransiskus Poumako memiliki sekitar 1.200 umat yang selama ini aktif mengikuti berbagai kegiatan pelayanan dan peribadatan.
Karena itu, musibah kebakaran yang terjadi tidak hanya berdampak pada bangunan fisik gereja, tetapi juga dirasakan oleh seluruh umat yang menggantungkan aktivitas rohaninya di tempat tersebut.
Selain itu, kata Dumatubun, dalam bulan ini telah terjadi dua peristiwa kebakaran yang menimpa rumah ibadah. Menurutnya, musibah tersebut menjadi ujian yang berat bagi umat, namun sekaligus mengajarkan pentingnya kebersamaan dan solidaritas.
“Dalam bulan ini ada dua gereja yang mengalami musibah kebakaran. Tentu ini menjadi duka bagi kami, namun perhatian dan dukungan dari pemerintah daerah serta seluruh masyarakat memberikan kekuatan bagi umat untuk tetap teguh dan bangkit kembali,” ujarnya.
Menurut Dumatubun, bantuan dan dukungan yang diberikan tidak hanya membantu secara material, tetapi juga memberikan kekuatan moral bagi seluruh jemaat yang sedang menghadapi masa sulit pasca kebakaran.
Kunjungan ini menjadi simbol solidaritas dan kebersamaan antara pemerintah daerah dan masyarakat, khususnya dalam membantu pemulihan pasca-musibah serta menjaga kerukunan antarumat beragama di Kabupaten Mimika. (*)










