KALOME, ODIYAIWUU.com — Prajurit Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) TNI dan warga Kalome, Rabu (27/5) menyatu dalam semangat persaudaraan dan persahabatan di tengah kepungan udara dingin pegunungan Kalome, Distrik Kalome, Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Papua Pegunungan.
Para prajurit dan warga berbaur di depan Pos Kalome Satgas Pamtas RI–Papua Nugini Yonif 136/Tuah Sakti. Dalam suasana sederhana namun penuh makna, prajurit TNI dan masyarakat Kalome duduk bersama menikmati hidangan Bersama sekaligus membangun kedekatan dan mempererat tali persaudaraan di tanah Papua.
Komandan Pos Kalome Lettu Inf Jeril Wiputra bersama personel Pos Kalome memimpin langsung acara tersebut sebagai salah satu wujud nyata pendekatan humanis yang terus dilakukan Satgas Yonif 136/Tuah Sakti kepada masyarakat di wilayah penugasan.
Suasana akrab tampak menyelimuti seluruh peserta kegiatan. Anak-anak, para mama Papua, tokoh masyarakat hingga para prajurit duduk berdampingan tanpa sekat. Tawa dan obrolan ringan mengalir hangat, menciptakan momen kebersamaan yang memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat.
Lebih dari sekadar makan bersama, kegiatan tersebut menjadi ruang silaturahmi yang mempertemukan hati dan mempererat ikatan emosional antara aparat negara dan warga yang hidup di wilayah pedalaman Papua.
Jeril Wiputra mengatakan, kebersamaan sederhana seperti ini memiliki makna besar dalam membangun hubungan harmonis dengan masyarakat.
“Kami ingin kehadiran Satgas bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga menjadi bagian dari keluarga masyarakat di Kalome. Lewat kebersamaan sederhana seperti ini, kami berharap hubungan yang sudah baik dapat semakin erat,” ujar Jeril dari Kalome, Puncak Jaya, Papua Tengah, Jumat (29/5).
Menurut Jeril, komunikasi yang hangat dan hubungan yang dekat dengan masyarakat merupakan modal penting dalam menciptakan suasana yang aman, damai, dan kondusif di wilayah penugasan.
Kehadiran personel Satgas yang aktif berinteraksi dengan masyarakat mendapat sambutan positif dari warga. Salah satunya, Quina (20), warga Distrik Kalome. Quina mengaku merasa bahagia dan terharu atas perhatian yang diberikan para prajurit.
“Kami senang bapak-bapak TNI datang makan bersama dengan kami. Kehadiran mereka membuat kami merasa dekat dan membawa kebahagiaan bagi masyarakat di kampung ini,” kata Quina.
Bagi masyarakat Kalome, kegiatan tersebut bukan hanya menghadirkan kebersamaan sesaat, tetapi juga memperkuat rasa saling percaya yang telah terjalin selama ini antara warga dan personel Satgas.
Melalui kegiatan seperti ini, Satgas Yonif Tuah Sakti terus berupaya memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat, menjaga komunikasi yang harmonis, serta menumbuhkan semangat kebersamaan sebagai fondasi penting dalam menjaga persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia di tanah Papua. (*)










