DAERAH  

Pemimpin Umat Katolik Sedunia Paus Leo Tunjuk Mgr Hormat Anggota Dicastery for the Clergy Vatikan

Uskup Keuskupan Ruteng Mgr Siprianus Hormat, Pr. Foto: Istimewa

Loading

RUTENG, ODIYAIWUU.com — Pemimpin umat Katolik sedunia Paus Paus Leo XIV menujuk Uskup Keuskupan Ruteng Mgr Siprianus Hormat Pr sebagai anggota Dikasteri untuk Para Imam (Dicastery for the Clergy) di Takhta Suci Vatikan. Mgr Hormat merupakan Uskup pertama Indonesia yang ditunjuk sebagai anggota Dicastery for The Clergy.

Uskup Hormat mengatakan, kepercayaan yang diberikan pemimpin tertinggi Gereja Katolik Roma itu merupakan panggilan dalam tugas perutusan gereja. Penunjukan itu diakuinya juga merupakan sebuah panggilan juga untuk mengambil bagian dalam tugas perutusan gereja yang lebih luas. 

“Selain Keuskupan Ruteng, Konferensi Waligereja Indonesia, juga tugas perutusan ke gereja universal dalam Dikasteri untuk Para Klerus di Roma ini,” kata Uskup Hormat di Ruteng, Manggarai, Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur, Jumat (29/8).

Menurut Uskup Hormat, ia dipilih menjadi anggota Dikasteri benar-benar penentuan dari Roma. “(Penunjukan) ini merupakan murni penentuan dari Roma, kemarin jam 12 dari Roma umumkan deretan ini,” ujar Uskup Hormat, yang terpilih menjadi Sekretaris Eksekutif Konferensi Waligereja Indonesia pada November 2016.

Terpilihnya Uskup Hormat menjadi anggota Dikasteri membawa kabar gembira bukan hanya bagi seluruh imam tetapi juga umat di Keuskupan Ruteng dan keuskupan-keuskupan lain di Indonesia. 

Pihak Vatikan bisa saja mempertimbangkan salah satu alasan penunjukan itu karena selama ini para imam cukup kompak dalam menjalankan tugas perutusan di gereja lokal khususnya Keuskupan Ruteng.

“Saya sebagai uskup cukup dekat dengan para imam, menjadi sahabat perjalanan baik dalam panggilan maupun tugas perutusan di gereja lokal keuskupan Ruteng,” ujar Mgr Hormat, Uskup kelahiran 16 Juli 1965 di Boncukode, Manggarai, Flores.

Meski menjadi anggota Dikasteri, Mgr Hormat mengatakan tetap menjalankan tugas sebagai Uskup Ruteng. “Saya tetap di sini, mungkin ada tugas-tugas tertentu yang harus duduk bersama di Roma, Vatikan. Mungkin diawal ini harus pertemuan atau audiens bersama Paus,” katanya.

Uskup Hormat juga meminta doa dari umat Keuskupan Ruteng agar ia mampu menjalankan tugas perutusan sebagai Dikasteri itu dengan baik. (*)