MOWANEMANI, ODIYAIWUU.com — Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Dogiyai dr Maria Clara Giyai, M.Kes yang diwakili Sekretaris Dinas Yanuarius Goo, S.Kep, Rabu (2/9) membuka secara resmi kegiatan Pelatihan Bagi Petugas Pengelola Imunisasi Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di Aula Gereja Koinonia, Mowanemani, kota Kabupaten Dogiyai, Provinsi Papua Tengah.
Yanuarius Goo dalam sambutannya menekankan pentingnya peran petugas imunisasi sebagai ujung tombak dalam memastikan keberhasilan Program Imunisasi Nasional.
“Saya meminta agar tenaga kesehatan lebih teliti, telaten, dan komunikatif dalam memberikan pelayanan kepada bayi dan balita, serta mampu menjamin para orang tua akan pentingnya imunisasi bagi kesehatan anak,” ujar Yanuarius.
Menurutnya, tantangan di lapangan seperti keraguan atau penolakan dari sebagian masyarakat perlu dihadapi dengan pendekatan edukatif, empatik, dan berbasis bukti ilmiah agar program imunisasi dapat berjalan dengan baik dan diterima secara luas.
Yanuarius menegaskan, imunisasi merupakan salah satu upaya kesehatan masyarakat paling efektif dalam mencegah penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi.
Oleh karena itu, kata Yanuarius, kompetensi petugas pengelola imunisasi harus terus ditingkatkan agar mampu memberikan pelayanan yang profesional, aman, dan berkualitas.
“Pelatihan ini bukan sekadar meningkatkan pengetahuan, tetapi juga menjadi langkah strategi untuk memperkuat kualitas layanan imunisasi di seluruh puskesmas,” kata Yanuarius lebih lanjut.
Selain itu, ia berharap agar selama pelatihan mulai Rabu-Sabtu (2-5/9) seluruh peserta dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh sehingga cakupan imunisasi di Dogiyai semakin meningkat dan masyarakat, khususnya bayi dan balita, memperoleh perlindungan yang optimal.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Dogiyai dr Marsilia Laila, M.Kes mengatakan, kegiatan ini menjadi sarana untuk memperkuat pelatihan bagi pengelola imunisasi petugas Puskesmas memastikan pelaksanaan sesuai prosedur dan regulasi yang berlaku.
“Materi utama dan teknis pelaksanaan imunisasi disampaikan para narasumber dari Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah. Mereka akan memaparkan tentang pelayanan imunisasi setiap Puskesmas,” kata dr Laila.
dr Laila berharap agar seluruh pengelola program imunisasi mampu meningkatkan kompetensi dan menerapkan hasil pelatihan setiap Puskesmas atau tempat kerja masing-masing. Selain itu, pengelolaan program imunisasi diharapkan semakin baik, cakupan imunisasi rutin terus meningkat di setiap Puskesmas.
Kegiatan pelatihan diikuti 30 peserta yang merupakan pengelola imunisasi dari 15 Puskesmas seluruh Dogiyai. Pelatihan bertujuan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dalam program pengelolaan imunisasi.
“Dengan demikian pelayanan imunisasi dapat terlaksana secara optimal, berkualitas, dan sesuai standar yang ditetapkan,” kata dr Laila lebih lanjut. (*)










