Dokter dan Perawat Rumah Sakit Umum Daerah Yowari Dianiaya Keluarga Pasien

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Yowari, Distrik Waibu, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua. Sumber foto: newguineakurir.com, 9 September 2025

DOYO BARU, ODIYAIWUU.com — Dokter jaga Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Yowari dr SS (32) dan dan Zr HT (38), perawat jaga IGD, Rabu (25/2) sekitar pukul 20.58 WIT dianiaya keluarga pasien di RSUD Yowari, Distrik Waibu, Kabupaten Jayapura, Papua.

Pihak Kepolisian Resor (Polres) Jayapura bergerak cepat menindaklanjuti peristiwa dugaan penganiayaan terhadap tenaga medis rumah sakit tersebut. Insiden tersebut melibatkan pihak keluarga pasien yang dinyatakan meninggal dunia saat menjalani perawatan di IGD. Terduga pelaku diketahui berinisial SS (69), orang tua pasien.

Kejadian bermula ketika pasien atas nama SS (40), dalam kondisi kritis dan mendapat tindakan medis berupa resusitasi jantung paru (RJP) oleh petugas medis. Dalam situasi tersebut sempat terjadi adu argumen antara pihak keluarga pasien dengan tenaga medis.

Sekitar pukul 20.20 WIT, pasien dinyatakan meninggal dunia oleh dokter jaga. Kondisi tersebut diduga memicu reaksi emosional dari pihak keluarga. Buntutnya, terjadi tindakan penganiayaan terhadap dokter dan perawat yang sedang bertugas.

Polres Jayapura segera merespons kejadian tersebut dengan melakukan langkah-langkah kepolisian, termasuk pengumpulan keterangan dari saksi-saksi serta koordinasi dengan pihak rumah sakit guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif.

Kapolres Jayapura AKBP Dionisius Vox Dei Paron Helan, SIK, MH, M.Tr.Mil menegaskan, setiap peristiwa yang berpotensi mengganggu ketertiban umum, terlebih yang menyangkut keselamatan tenaga medis akan ditangani secara profesional sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap menahan diri dan tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum. Tenaga medis menjalankan tugas kemanusiaan yang harus dihormati dan dilindungi bersama,” ujar Vox Dei di Jayapura, Papua, Rabu (25/2) malam.

Selain penanganan hukum, kata Vox Dei, Polres Jayapura juga meningkatkan pengamanan pasca kejadian guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas di lingkungan RSUD Yowari. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya deteksi dini dan menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Polres Jayapura.

Vox Dei juga menyampaikan turut belasungkawa atas meninggalnya pasien dan berharap seluruh pihak dapat menyikapi peristiwa tersebut dengan bijak serta mempercayakan proses penanganan kepada aparat penegak hukum. (*)