TIMIKA, ODIYAIWUU.com — Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Mimika, Sabtu (21/2) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Tahun 2026 di Hotel Horison Ultima, Timika, kota Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah.
Ketua TP-PKK Mimika Ny Susana Suzy Rettob membuka Rakor tersebut didampingi Wakil Ketua TP-PKK Ny Perina Kula Kemong dan dihadiri para pengurus dan perwakilan kelompok kerja (Pokja).
Rakor menjadi langkah awal konsolidasi program kerja PKK agar lebih terarah dan berdampak langsung bagi masyarakat. Karena itu, dalam kesempatan tersebut seluruh jajaran PKK diminta memulai langkah pelayanan dengan doa dan komitmen sebagai wujud tanggung jawab atas kepercayaan yang diberikan Bupati dan Wakil Bupati Mimika.
“Kita awali semua dengan doa dan kebersamaan. Ini adalah amanah yang harus kita jalankan dengan penuh tanggung jawab. Program yang kita susun harus benar-benar menyentuh masyarakat,” ujar Ny Susana Suzy Rettob di Timika, Papua Tengah, Sabtu (21/2).
Rakor tersebut menjadi momentum bagi masing-masing Pokja untuk mempresentasikan rencana program tahun 2026. Seluruh program yang disusun akan dievaluasi bersama Ketua dan Wakil Ketua TP-PKK agar sejalan dengan visi dan misi pemerintah daerah, terutama di bidang pendidikan dan kesehatan.
Menurut Suzy Rettob, pada tahun 2026 TP-PKK Mimika akan memprioritaskan pelaksanaan program di kampung-kampung pesisir. Pertimbangan tersebut didasarkan pada kondisi geografis serta keterbatasan akses menuju wilayah pegunungan.
“Kita ingin program benar-benar turun ke masyarakat. Untuk tahun 2026, kita lebih fokus ke kampung-kampung pesisir. Wilayah pegunungan tentu tetap menjadi perhatian, namun kita sesuaikan dengan kondisi dan kesiapan armada,” kata Suzy Rettob.
Ia juga menekankan pentingnya pembentukan serta pelantikan pengurus PKK di tingkat distrik agar program dapat berjalan maksimal hingga ke tingkat kampung. Keberadaan Ketua PKK di setiap distrik dinilai menjadi kunci dalam menjembatani pelayanan kepada masyarakat.
“Saya berharap para kepala distrik, camat yang baru bisa segera dilantik bersama ibu Ketua PKK distrik. Dengan demikian, saat ketika kita turun ke kampung sudah ada struktur yang siap bekerja. Kalau belum lengkap, tentu akan menjadi kendala di lapangan,” ujar Suzy Rettob.
Evaluasi terhadap pelaksanaan program tahun 2025 turut menjadi perhatian dalam Rakor tersebut. Suzy Rettob mengakui masih ada kekurangan dalam pelaksanaan program sebelumnya sehingga tahun 2026 diharapkan menjadi momentum perbaikan dan penguatan pelayanan.
“Semoga di tahun 2026 semua program bisa dijalankan dengan baik dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” kata Suzy Rettob lebih lanjut.
Rakor tersebut menjadi ajang mempererat kebersamaan serta memperkuat komitmen seluruh jajaran TP-PKK Mimika untuk terus hadir sebagai mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga hingga ke pelosok kampung. (*)










