Wapres Gibran Rakabuming Dorong Pengembangan Kopi Saat Kunjungan ke Papua Pegunungan

Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka saat meninjau kopi lokal dalam rangkaian kunjungan kerja perdana di Wamena, kota Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan. Selasa (13/1). Foto: Istimewa

WAMENA, ODIYAIWUU.com — Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka menaruh perhatian khusus terhadap pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Provinsi Papua Pegunungan, khususnya sektor kopi lokal.

Wakil Presiden Gibran Rakabuming menyampaikan hal tersebut saat mengunjungi Kedai Kopi Wamena usai menghadiri kegiatan di Lapangan Pendidikan, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, Selasa (13/1).

Di Kedai Kopi Wamena, Gibran, mantan Walikota Solo, mencicipi kopi khas Papua Pegunungan dan berdialog langsung dengan pelaku UMKM serta panitia yang menyiapkan produk kopi lokal.

Menurut Gibran, putra Presiden ke-7 RI H. Joko Widodo, cita rasa kopi Wamena memiliki karakter yang khas dan berpotensi besar untuk dikembangkan secara lebih luas.

“Kopi ini rasanya berbeda. Saya ingin tahu, kopi ini ditanam oleh petani lokal Papua Pegunungan?” ujar Wakil Presiden Gibran Rakabumin Raka saat berada di Lapangan Pendidikan Wamena, Jayawijaya, Selasa (13/1).

Gibran pun meminta pemerintah daerah agar terus mendorong pengelolaan kopi oleh masyarakat setempat, mulai dari peningkatan produksi hingga penguatan pemasaran. Ia menekankan pentingnya memastikan manfaat ekonomi benar-benar dirasakan oleh para petani lokal.

“Produksi perlu ditingkatkan, tetapi yang tidak kalah penting adalah pemasarannya. Petani kopi harus mendapatkan manfaat nyata dari hasil kerja mereka,” kata Gibran lebih lanjut.

Usai mengunjungi UMKM kopi, Gibran melanjutkan agenda dengan makan malam bersama Gubernur Papua Pegunungan John Tabo dan para bupati dari delapan kabupaten di wilayah tersebut di Rumah Makan Blambangan, Wamena.

Bupati Kabupaten Jayawijaya Atenius Murib, SH, MH menilai kunjungan Wakil Presiden Gibran Rakabumin Raka mencerminkan kehadiran negara hingga ke pelosok Papua.

Menurut Atenius, mantan Komandan Komando Distrik Militer (Kodim) 1702/Praja Wira Yakhti Wamena, Gibran menunjukkan kedekatan dengan masyarakat saat menyapa langsung warga, melayani foto bersama, dan bersalaman satu per satu.

“Kehadiran beliau menunjukkan bahwa negara benar-benar hadir di Jayawijaya. Masyarakat merasakan langsung kedekatan dengan Wakil Presiden,” ujar Athenius, putra asli Papua kelahiran Jayawijaya 20 April 1977.

Atenius juga menyampaikan bahwa agenda Wakil Presiden selanjutnya adalah mengunjungi Pasar Potikelek untuk melihat langsung aktivitas ekonomi masyarakat, termasuk menyapa para pedagang mama-mama Papua, tanpa mengganggu aktivitas harian warga. (*)