WAMENA, ODIYAIWUU.com — Gubernur Dr John Tabo, SE, MBA, Senin (12/1) memberikan motivasi dan peneguhan nilai kerja keras kepada aparatur sipil negara (ASN) Papua Pegunungan saat memimpin apel kedua di Kantor Gubernur, Wamena, Kabupaten Jayawijaya.
Dalam sambutan yang dihadiri juga Wakil Gubernur Dr Ones Pahabol, SE, MM dan jajaran pejabat daerah, Gubernur John Tabo menegaskan, keberhasilan seseorang dalam birokrasi tidak diperoleh secara instan, melainkan melalui proses panjang, disiplin, dan tanggung jawab.
“Saya mengingatkan ASN agar tidak malas dan bekerja hanya untuk menyenangkan atasan. Jangan kerja asal bapak senang. Kerja itu harus jujur, rajin, dan bertanggung jawab,” ujar John Tabo di Wamena, Jayawijaya, Papua Pegunungan, Senin (12/1).
Gubernur juga menyampaikan pengalamannya selama meniti karier mulai dari golongan rendah hingga dipercaya memimpin provinsi. Perjalanan pengabdian tersebut, katanya, menjadi bukti bahwa orang Papua mampu maju jika mau berproses dan bekerja sungguh-sungguh.
“Saya ini diangkat dari golongan 2A. Sekarang Tuhan percayakan saya memimpin. Ini bukan cerita teori, ini fakta,” kata John Tabo, peraih gelar Strata 2 (S2) dan Doktor Honoris Causa (HC) lulusan American Institute of Management Studies Honolulu, Hawai tahun 2000-2001.
John menegaskan, pimpinan OPD harus hadir bersama staf dan memahami kondisi bawahannya. Ia menilai seorang pemimpin yang tidak pernah berkoordinasi dengan staf akan melemahkan pelayanan publik dan menciptakan jarak dalam organisasi.
“Kalau kepala tidak pernah rapat dengan staf dan tidak tahu kondisi bawahannya, itu keliru. Pimpinan harus hadir dan kerja bersama,” kata John, Ketua Tim Pemekaran Daerah Otonom Baru (DOB) Papua Pegunungan tahun 2019-2022.
Gubernur John juga menegaskan komitmennya untuk memperkuat sumber daya manusia Papua Pegunungan dengan menempatkan ASN sesuai latar belakang pendidikan dan kompetensi.
Pengisian jabatan, menurutnya, akan dilakukan bertahap agar birokrasi daerah menjadi kuat dan profesional. “Kita mulai dari eselon bawah, berjalan sesuai aturan. Tidak ada jalan pintas. Yang mampu dan mau kerja, itu yang kita dorong,” ujar John. (*)










