DAERAH  

Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Karubaga

Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan melalui Dinas Sosial saat menyalurkan bantuan kepada warga korban kebakaran di Posko Umum Karubaga, Kabupaten Tolikara, Papua Pegunungan, Sabtu (31/1). Foto: Istimewa

WAMENA, ODIYAIWUU.com — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Pegunungan melalui Dinas Sosial, Sabtu (31/1) menyalurkan bantuan kepada warga korban kebakaran di Posko Umum Karubaga, Kabupaten Tolikara, Papua Pegunungan.

Bantuan tersebut sebagai bentuk kepedulian terhadap warga terdampak bencana kebakaran. Bantuan didistribusikan kepada para korban yang saat ini menempati 12 posko pengungsian.

Bantuan berupa beras 1 ton, gula 50 kilogram (10 sak), mi instan 100 karton, minyak goreng 10 karton, teh 3 karton, sarden kaleng 90 karton, susu Dancow 10 karton, selimut 100 lembar serta tikar 100 buah.

Gubernur Papua Pegunungan Dr John Tabo, MBA melalui Kepala Dinas Sosial Papua Pegunungan Yanius Telenggen, SH, MAP yang diwakili Sekretaris Dinas Sosial Deny Wandik, SIP mengatakan, penyaluran bantuan ini merupakan perintah langsung dari Gubernur John Tabo.

“Kami diperintahkan oleh Bapak Gubernur dan Kepala Dinas Sosial untuk mengantarkan bantuan kepada korban bencana kebakaran. Kami sangat sedih dan turut prihatin atas musibah yang menimpa saudara-saudara kami di Karubaga,” ujar Deny Wandik di Karubaga, Tolikara, Papua Pegunungan, Sabtu (31/1).

Deny Wandik mengatakan, meskipun bantuan yang diberikan belum mencukupi seluruh kebutuhan, kehadiran pemerintah secara langsung di lokasi bencana merupakan bentuk kepedulian sebagai anak negeri Nawi Arigi.

Kepala Bidang Pengembangan Kesejahteraan Sosial Papua Pegunungan Mendarmin Weya, SIP, MIP mengatakan. Gubernur John Tabo berpesan agar Dinas Sosial turun langsung untuk memberikan penguatan kepada keluarga korban serta melakukan pendataan, mengingat gubernur sedang berada di luar daerah.

“Papua Pegunungan menangani delapan kabupaten, sehingga bantuan yang dibawa masih terbatas. Namun bahan makanan ini diharapkan dapat menopang kebutuhan korban dalam beberapa hari ke depan. Koordinasi akan terus dilakukan hingga tahap pembangunan kembali,” kata Mendarmin Weya.

Sementara itu Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tolikara sekaligus Ketua Penanggulangan Bencana Kebakaran Adrus Kogoya, S.Sos mengatakan, pihaknya menetapkan dua posko umum, yakni di Gereja GIDI Ebenhaezer dan Masjid Karubaga guna memudahkan penyaluran bantuan secara terkoordinasi.

“Bantuan disalurkan melalui pengurus gereja dan masjid sesuai jemaat masing-masing, sedangkan warga asli yang tinggal di tenda-tenda akan dilayani melalui posko umum,” ujar Adrus Kogoya.

Adrus Kogoya menambahkan, bantuan diberikan secara situasional dan akan dilanjutkan dengan tahap rehabilitasi pascabencana. Untuk itu, ia meminta kesabaran seluruh pihak yang terdampak.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur John Tabo, Wakil Gubernur Ones Pahabol serta Kepala Dinas Sosial Papua Pegunungan atas bantuan yang diberikan. Kehadiran pemerintah menjadi angin segar bagi masyarakat kami,” kata Adrus Kogoya.

Anggota Majelis Rakyat Papua (MRP) Jhoni Wenda juga turut menyampaikan keprihatinannya. Ia mengatakan kehadiran MRP di lokasi merupakan perintah Gubernur untuk melihat langsung kondisi masyarakat yang terdampak.

“Kami datang untuk melihat dan mendengar langsung kondisi rakyat. Pemerintah ada karena rakyat, dan apa yang kami lihat di lapangan akan menjadi bahan evaluasi ke depan,” ujar Jhoni Wenda. (Yigibalom Nay)