DAERAH  

Bupati Yudas Tebai Bersama Forkopimda dan Stakeholder Rakor Atasi Penyakit Sosial di Dogiyai

Bupati Kabupaten Dogiyai Yudas Tebai, S.Pd, M.Si bersama anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), dan berbagai pihak (stakeholder) saat Rapar Koordinasi (Rakor) Forkopimda di Aula Gereja Kingmi Digikotu, Mowanemani, Distrik Kamuu, Dogiyai, Provinsi Papua Tengah, Senin (16/3). Sumber foto: tomei.id, 16 Maret 2026

MOWANEMANI, ODIYAIWUU.com — Bupati Yudas Tebai, S.Pd, M.Si bersama anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), dan berbagai pihak (stakeholder), Senin (16/3) menggelar Rapar Koordinasi (Rakor) Forkopimda di Aula Gereja Kingmi Digikotu, Mowanemani, Distrik Kamuu, Dogiyai, Provinsi Papua Tengah.

Dalam Rakor yang dihadiri juga perwakilan TNI-Polri, unsur masyarakat mulai kepala suku, intelektual, tokoh pemuda dan perempuan dari sepuluh distrik dan 79 kampung, Bupati Tebai mengajak seluruh elemen bersatu mencari langkah konkrit atau solusi mengatasi aneka penyakit sosial di Dogiyai sehingga masyarakat hidup aman, damai, dan harmonis.

“Kami mengundang seluruh elemen untuk membicarakan berbagai persoalan sosial yang sekian lama merajalela di tanah ini. Kita berkumpul untuk mencari solusi, merumuskan hingga menandatangani kesepakatan bersama untuk kita laksanakan,” ujar Bupati Tebai melalui keterangan tertulis di Mowanemani, Dogiyai, Papua Tengah, Selasa (17/3).

Menurut Tebai, magister (S2) jebolan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jatinangor, Bandung tahun 2017, keterlibatan para stakeholder sangat penting penting dalam ikut ambil bagian menjaga stabilitas daerah. Pemerintah daerah diakuinya tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan moral dan pemikiran masyarakat dalam semangat kolaboratif.

“Sebagai bupati saya juga manusia biasa yang memiliki keterbatasan sehingga perlu dukungan moral dan masukan bapak dan ibu sekalian untuk mencari jalan keluar bersama atas berbagai penyakit sosial yang terjadi di tanah ini. Mari kita bicarakan dan cari solusi bersama atas penyakit sosial yang sudah lama terjadi,” ujar Tebai, mantan Kepala Dinas Pendidikan Dogiyai.

Menurut Tebai, Kepala Seksi Bappeda Kabupaten Dogiyai tahun 2012-2017, melalui Rakor tersebut Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dogiyai berharap dapat melahirkan kesepakatan tertulis guna menekan aneka penyakit sosial di tengah masyarakat sehingga tercipta kehidupan yang aman, damai, dan harmonis. (*)