Aparat Gabbunga Tempuh Pendekatan Persuasif Guna Redam Pertikaian Antar Warga di Kapiraya

Aparat gabungan baik TNI maupun Polri saat menemui masyarakat di Distrik Kapiraya, Distrik Mimika Barat Tengah, Provinsi Papua Tengah, Jumat (13/2). Foto: Istimewa

KAPIRAYA, ODIYAIWUU.com — Aparat gabungan yang terdiri dari TNI dan Polri melaksanakan kegiatan pengamanan di wilayah Kapiraya, Distrik Mimika Barat Tengah, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Jumat (13/2).

Aparat menempuh pendekatan persuasif terhadap kelompok yang bertikai guna mengakhiri sekaligus mencegah konflik meluas. Konflik yang terjadi di Kapiraya sempat memanas namun tak sempat meluas.

Kepala Kepolisian Sektor (Polsek) Mimika Barat sekaligus Padwil Kapiraya Ipda Muhamad Yani memimpin langsung pengamanan yang diawali dengan apel yang digelar pada Jumat (13/2) pukul 08.00 WIT.

Apel tersebut dihadiri juga Kepala Bagian (Kabag) Operasi Polres Mimika AKP Hendri A. Korwa, SIK, MH, Kasubag Bin Ops AKP Anwar M, SE, Kanit Sabhara Ipda Yusuf Lodar, SE bersama satu pleton Brimob dan satu regu gabungan TNI–Polri.

Sekitar pukul 09.00 WIT, rombongan personel Brimob Yon B Mimika yang dipimpin Danyon Brimob Kompol Onisimus Umbu Sairo, SIK, tiba di Pelabuhan Lokpon Kapiraya.

Setibanya di lokasi, aparat langsung melakukan tatap muka dengan masyarakat untuk menyampaikan imbauan kamtibmas agar warga tetap tenang, tidak terprovokasi isu yang belum jelas kebenarannya serta mempercayakan penanganan situasi kepada aparat keamanan.

Sebagai bentuk kepedulian kemanusiaan, Danyon Brimob juga menyerahkan bantuan sembako secara simbolis kepada masyarakat setempat.

Pada pukul 10.45 WIT, sempat terjadi pergerakan sekelompok warga yang hendak menuju Bandara Kapiraya akibat beredarnya isu kedatangan massa dari luar daerah.

Namun, melalui pendekatan persuasif dan dialog langsung, personel gabungan berhasil memberikan pemahaman sehingga warga membatalkan rencana tersebut dan kembali ke pelabuhan dalam keadaan aman. Selanjutnya, aparat melakukan patroli dan sambang ke Kampung Mogodagi (Kilo 9).

Dalam kesempatan itu, personel kembali mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aksi balasan serta menyerahkan penyelesaian persoalan batas wilayah kepada pemerintah daerah.

Tokoh pemuda Devin Wain, menyampaikan apresiasi atas kehadiran aparat keamanan. Ia menegaskan masyarakat menerima baik langkah TNI–Polri dan berkomitmen menjaga situasi tetap kondusif. Kegiatan pengamanan berakhir pada pukul 18.00 WIT dengan apel konsolidasi di Pos Pengamanan Kilo 4 Kapiraya. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan terkendali.

Polres Mimika mengimbau seluruh masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi, menghindari tindakan kekerasan serta bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kapiraya dan sekitarnya. (*)