Presenter TVRI Papua Barat Diduga Hanyut di Air Terjun, Tim SAR Masih Melakukan Pencarian

Presenter TVRI Papua Barat Yanto Idorway. Foto: Istimewa

MANOKWARI, ODIYAIWUU.com — Presenter TVRI Papua Barat Yanto Idorway, Sabtu (18/7) sekitar pukul 14.00 WIT dilaporkan diduga hanyut setelah terseret arus sungai di kawasan wisata Air Terjun Memti, Kampung Sisrang, Kabupaten Pegunungan Arfak (Pegaf), Provinsi Papua Barat.

Peristiwa itu diduga dialami korban kersama dua rekannya saat mengunjungi objek wisata tersebut. Ketika hendak menyeberangi aliran sungai, korban diduga terpeleset lalu terseret arus sungai yang cukup deras.

Dua rekan korban sempat berusaha memberikan pertolongan dan melakukan pencarian di sekitar lokasi. Namun hingga Sabtu (18/7) malam korban belum berhasil ditemukan sehingga kejadian tersebut dilaporkan kepada Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Manokwari.

Laporan diterima pihak SAR Manokwari sekitar pukul 20.30 WIT dari Kasat Intel Polres Pegunungan Arfak Haerun. Pasca menerima laporan, tim SAR menindaklanjutinya dan segera berkoordinasi dengan Polres Pegunungan Arfak dan memberangkatkan personel menuju lokasi kejadian pada pukul 20.52 WIT menggunakan satu unit rescue car.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Manokwari Yefri Sabaruddin, SP, MAP mengatakan, tim membutuhkan waktu sekitar lima hingga enam jam perjalanan darat untuk mencapai lokasi sebelum memulai operasi pencarian bersama unsur SAR gabungan pada Minggu (19/7).

“Tim kami telah diberangkatkan menuju lokasi dan akan berkoordinasi dengan seluruh unsur SAR gabungan untuk melaksanakan pencarian. Kami juga mengutamakan keselamatan seluruh personel selama operasi berlangsung,” ujar Yefri Sabaruddin di Manokwari, kota Provinsi Papua Barat, Sabtu (18/7).

Dalam operasi tersebut, lanjut Yefri, tim SAR Manokwari mengerahkan sejumlah peralatan pendukung seperti rescue car, drone thermal, perlengkapan SAR air, perangkat komunikasi, peralatan mountaineering serta perlengkapan evakuasi.

Menurut Yefri, tantangan dalam operasi pencarian meliputi jarak tempuh menuju lokasi yang cukup jauh serta mobilisasi personel pada malam hari. Meski demikian, lanjut Yefri, seluruh tim telah disiapkan untuk mengoptimalkan pencarian sesuai prosedur.

Hingga Sabtu malam, korban masih dalam pencarian. Kantor SAR Manokwari menyatakan perkembangan operasi akan disampaikan secara berkala sesuai hasil yang diperoleh di lapangan. (*)