Hedung Sambut Septinus Lobat dan Lende Mere Serta Rombongan Saat Pelantikan IKL Kota Sorong

Wali Kota Sorong Septinus Lobat beserta istrinya, Ny Jemima Elisabeth Lobat dan Ketua Umum IKF Kota Sorong Martinus Lende Mere serta Ketua Umum IKL Kota Sorong Kornelis Kopong Ola Rianghepat bersama anggota usai pelantikan Pengurus IKL Kota Sorong periode 2026-2031 di Epu Orin Adonara, Jalan Sriti Kompleks Rumah Singgah Harapan, Kota Sorong, Papua Barat Daya, Senin (1/6). Foto: Istimewa

SORONG, ODIYAIWUU.com — Masyarakat asal Kabupaten Flores Timur Sorong yang terhimpun dalam Ikatan Keluarga Lamaholot (IKL) Kota Sorong, Senin (1/6) larut dalam suasana bahagia penuh kekeluargaan di Epu Orin Adonara, Jalan Sriti Kompleks Rumah Singgah Harapan, Kota Sorong, Papua Barat Daya.

Kebahagiaan tersebut terpancar dari wajah warga asal tanah Lamaholot (Kabupaten Flores Timur, Lembata, dan Alor) saat menyambut kehadiran Walikota Sorong Wali Kota Septinus Lobat, SH, MP dan istrinya, Ny Jemima Elisabeth Lobat, SKM, MAP serta Ketua Umum Ikatan Keluarga Flobamora (IKF) Kota Sorong Martinus Lende Mere dan Ketua Persatuan Perempuan Flobamora (PPF) Kota Sorong Ny Lende Mere beserta rombongan.

Kehadiran Wali Kota Septinus Lobat dan Lende Mere beserta rombongan dalam rangkaian pelantikan Ketua dan Pengurus IKL Kota Sorong periode 2026-2031. Kehadiran orang nomor satu Kota Sorong dan Ketua Umum IKF Kota Sorong tersebut menjadi kebanggaan sekaligus dukungan kepada wadah kedaerahan dalam pawai pembangunan.

“Kami semua sangat bangga karena acara pelantikan dihadiri Bapak Walikota dan Ibu Wali. Prosesi pelantikan dilakukan Bapak Ketua IKF Kota Sorong. Saat rombongan Bapak Wali Kota tiba, kami menyambut penuh gembira dengan suguhan hedung, tarian khas Adonara dan pengalungan selendang khas,” ujar Ketua Umum IKL Kota Sorong Kornelis Kopong Ola Rianghepat di Sorong, Papua Barat Daya, Selasa (2/6).

Wali Kota Septinus dalam sambutannya usai pelantikan mengatakan, ia mengenal masyarakat Lamaholot di Kota Sorong sejak masih kecil. Ada yang menjadi supir mobil yang melayani masyarakat, bekerja sebagau buruh kasar di bangunan, siram aspal, dan aneka profesi lain. Namun, mereka semua disebut orang Timor (Nusa Tenggara Timur).

“Orang Lamaholot tinggal di Kota Sorong sejak tahun 1971 saat saya masih kecil. Banyak yang jadi supir untuk layani penumpang di tengah kota. Mereka yang gali tanah dan pasir lalu bawa dengan truk untuk bangun kota sejak tahun itu juga banyak dari NTT. Jadi yang belakangan datang di sini tinggal nikmati saja,” kata Septinus disambut tepuk tangan hadirin.

Menurut Septinus, atas nama Pemerintah Kota (Pemkot) Sorong ia menyampaikan selamat atas pelantikan Ketua dan Pengurus IKL Kota Sorong periode periode 2026-2031.

“Kami berdoa dan berharap agar khadiran IKL Kota Sorong selain mengabdi di internal organisasi tetapi juga bersama serta bersinergi dengan pemerintah, masyarakat, dan seluruh stakeholder memajukan daerah agar masyarakatnya lebih sejahtera, aman, dan damai,” kata Septinus lebih lanjut.

Pelantikan Pengurus IKL Kota Sorong tertuang melalui Surat Keputuan Nomor: 015 / SK/ IKF-NTT / Kt.s 12026 tertanggal 1 Juni 2026 yang ditandatangani Ketua Umum IKF Kota Sorong Martinus Lende Mere.

Ketua Umum IKF Kota Sorong Martinus Lende Mere dalam kesempatan tersebut secara resmi melantik Ketua dan Pengurus Ikatan Keluarga Lamaholot (IKL) Kota Sorong, Provinsi Papua Barat Daya periode 2026-2031.

“Semoga Tuhan yang Maha Kuasa selalu memberi kekuatan, kebenaran, dan keberhasilan dalam seluruh pengabdian kepada warga masyarakat Lamaholot yang berdomisil di Kota Sorong,” kata Lende Mere.

Pelantikan IKL Kota Sorong tidak hanya membawa kebahagiaan bagi para pengurus dan anggota tetapi juga membawa tanggung jawab besar dalam memajukan organisasi sehingga menjadi berarti bagi anggota dan sesama.

Menurut Wakil Bendahara II IKL Kota Sorong Agata Ure Wukak, SM, ia merasa bangga sekaligus tertantang mengemban tugas dalam kepengurusan baru ini. Selain itu, kehadiran Wali Kota Septinus Lobat beserta istrinya, Ny Jemima Elisabeth Lobat, SKM, MAP menjadi energi baru dalam bersinergi membangun daerah.

“Secara pribadi dan pengurus, saya sangat bangga karena Bapak Wali Kota dan Ibu hadir dalam acara pelantikan. Kebahagiaan makin terasa karena di saat bersamaan Ibu Wali Kota merayakan ulang tahun. Ini tentu menjadi pengalaman yang tentu selalu kami ingat,” kata Etty Wukak, sarjana manajeman (SM) lulusan Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah, Sorong.

Selain itu, ujar Etty Wukak, kehadiran Ketua Umum IKF Kota Sorong Martinus Lende Mere selaku sesepuh IKF Kota Sorong membawa semangat baru bagi pengurus dalam menunaikan tugas dengan penuh tanggung jawab.

“Kehadiran Bapak Wali Kota Sorong dan Ibu serta Bapak Ketua Umum IKF Kota Sorong tentu menjadi inspirasi kami dalam mengemban tugas dan tanggung jawab kami ikut membangun persaudaraan, kerja sama, kepedulian, dan dukungan satu sama lain sehingga wadah ini berarti tidak hanya bagi anggota tetapi juga bagi kemajuan Kota Sorong,” lanjut Etty Wukak, aktivis kelahiran Kampung Kluang, Desa Belabaja, Nagawutun, Lembata.

Komposisi Badan Pengurus IKL Kota Sorong, Papua Barat Daya periode 2026-2031 terdiri dari Penasehat: Theodorus Riang Hepat, Lukas Hayon, Leo Huler, Aloysius Atulolong, Syafrudin Sabonnama, Dominikus Boteng, Lorens Kumanireng, Petrus Lado Sanga, Maximus, S. Kopong Daten, Kornelis Balimula, Yakobus Suban Lile, Dorus Werang, dan Marsel Sasun Sogen.

Sedangkan Pengurus Harian terdiri dari Ketua Umum Kornelis Kopong Ola; Ketua 1 Flafianus Platin Maran; dan Ketua 2 Paskalis A Huler. Sekretaris Umum: Yohanis Hurint; Sekretaris I Paskalina Johanita Lamatokan; dan Sekretaris II Florianus Tito Balimula. Kemudian, Bendahara Umum Verena Widya Chandra Sogen; Bendahara I Ina Tena Amir; dan Bendahara II Agata Ure Wukak.

Komposisi ini diperkuat sejumlah bidang seperti Bidang Sosia dan Tanggap Bencana; Bidang Kerohanian; Bidang Hukum, HAM dan Resolusi Konflik; Bidang Ketenagakerjaan, Pemberdayaan Perempuan dan Kewirausahaan; dan Bidang Pemuda, Olahraga dan Seni Budaya. (*)