Bupati Tolikara ke Sorong Terkait Deklarasi Eliminasi Tuberkulosis yang Dihadiri Menteri Kesehatan

Menteri Kesehatan Republik Indonesia Budi Gunadi Sadikin (kiri) dan Bupati Kabupaten Tolikara Willem Wandik, S.Sos (kanan). Foto: Istimewa

KARUBAGA, ODIYAIWUU.com — Bupati Kabupaten Tolikara Willem Wandik, S.Sos akan menuju Kota Sorong, Provinsi Papua Barat Daya. Bupati Wandik akan bergabung dengan para kepala daerah di tanah Papua, baik gubernur maupun bupati dan walikota selama dua hari, Jumat-Sabtu (29-30/5).

“Pak Bupati ke Sorong untuk menghadiri kegiatan pembahasan sekaligus deklarasi pemberantasan (eliminasi) tuberkulosis. Acara ini akan dihadiri langsung Bapak Menteri Kesehatan,” ujar Sekretaris Daerah Tolikara Dr Yosua Noak Douw di Karubaga, kota Kabupaten Tolikara, Papua Pegunungan, Kamis (28/5).

Menurut Yosua, kegiatan tersebut sangat penting dan strategis bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tolikara mengingat kesehatan, termasuk masalah tuberkulosis merupakan salah sektor vital yang menjadi sentra perhatian dalam kebijakan pembangunan di Tolikara.

Yosua juga menambahkan, kehadiran Bupati Tolikara bersama para kepala daerah di tanah Papua juga menjadi momentum strategis pasca Forum Koordinasi Strategis Percepatan Pembangunan Papua dari Asosiasi Kepala Daerah se-Tanah Papua yang menghasilkan Kesepakatan Timika di Timika, kota Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Senin-Selasa (11-12/5).

Wali Kota Sorong Septinus Lobat mengatakan, selain kehadiran para kepala daerah di tanah Papua dalam kegiatan tersebut, Menteri Kesehatan Republik Indonesia Budi Gunadi Sadikin juga akan menghadiri acara tersebut.

“Besok ada kunjungan Menteri Kesehatan atau Wakil Menteri Kesehatan ke Kota Sorong dalam rangka deklarasi pemberantasan atau eliminasi TB se-Tanah Papua,” ujar Septinus di Sorong, Papua Barat Daya.

Menurutnya, Kementerian Kesehatan memilih Kota Sorong menjadi tempat pelaksanaan kegiatan mengingat angka kasus TB di Papua masih cukup tinggi. Karena itu diperlukan komitmen bersama seluruh pemerintah daerah untuk menekan penyebarannya.

Septinus mengatakan, dalam kegiatan tersebut seluruh kepala daerah akan menandatangani deklarasi bersama pemberantasan TB yang selama ini masih dirasakan masyarakat di Papua.

Selain agenda deklarasi, rombongan Kementerian Kesehatan dijadwalkan meninjau eks Rumah Sakit COVID-19 Kota Sorong yang direncanakan menjadi lokasi pembangunan Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas).

Septinus menambahkan, laboratorium tersebut nantinya akan mendukung pemeriksaan kualitas air, makanan, dan bahan baku Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Papua Barat Daya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Sorong Jemima Elisabeth Lobat mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari gerakan nasional pemberantasan TB berbasis komunitas yang juga dikaitkan dengan pengawasan sanitasi dan quality control Program MBG.

“Kegiatan ini bertujuan menggalang komitmen para kepala daerah untuk pemberantasan tuberkulosis yang angkanya masih cukup tinggi di Papua,” kata Jemima.

Jemima mengatakan, peserta kegiatan terdiri atas kepala daerah seluruh tanah Papua serta perwakilan dari Kementerian Kesehatan, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Lingkungan Hidup, organisasi profesi, dan sejumlah pihak terkait lainnya.

“Berbagai persiapan untuk menyukseskan kegiatan nasional tersebut dengan tingkat kesiapan mencapai sekitar 90 persen,” ujar Jemima. (*)