KARUBAGA, ODIYAIWUU.com — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tolikara, Jumat (30/1) menyalurkan bantuan sembilan bahan pokok (sembako) bagi para pengungsi korban kebakaran di wilayah Giling Batu–Kogome, Kota Karubaga, Provinsi Papua Pegunungan.
Penyaluran bantuan tersebut mendapat pengawalan langsung dari apara Kepolisian Resor (Polres) Tolikara guna memastikan distribusi berjalan aman dan tepat sasaran.
Bantuan kemanusiaan tersebut disalurkan kepada warga korban di sembilan titik lokasi pengungsian, yakni Gereja Ebenhaezer, Jalan Masuk Giling Batu (Ujung Bandara), enam titik di wilayah Kogome serta Masjid Baitul Muttaqin.
Bupati Tolikara Willem Wandik, S.Sos memimpin langsung seluruh proses distribusi didampingi Wakil Kepala Kepolisian Resor Tolikara AKP Budiharjo Kadir, dan dikawal personel Polres Tolikara.
Bupati Wandik mengatakan, penyaluran bantuan tersebut merupakan bentuk kehadiran pemerintah daerah dalam merespons musibah kebakaran yang menimpa masyarakat Karubaga.
“Musibah kebakaran ini adalah duka kita bersama. Pemerintah Kabupaten Tolikara hadir untuk memastikan masyarakat tidak sendirian,” ujar Bupati Wandik melalui keterangan tertulis kepada wartawan dari Karubaga, kota Kabupaten Tolikara, Papua Pegunungan, Sabtu (31/1).
Menurut Wandik, mantan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Daerah Pemilihan (Dapil) Papua, dantuan ini mungkin belum sepenuhnya mencukupi, namun kami berharap dapat meringankan beban para korban.
Adapun bantuan sembako yang disalurkan meliputi beras, mi instan, telur, gula, ikan sarden, teh, kopi, susu kaleng, air galon serta perlengkapan kebutuhan dasar lainnya seperti kasur, bantal, selimut, peralatan mandi, dan peralatan dapur berupa kompor, panci, dispenser serta alat makan.
Seluruh bantuan tersebut diangkut menggunakan delapan unit kendaraan roda empat. Selain bantuan logistik, Bupati Wandik juga menambahkan, Pemkab Tolikara akan membuka pos pengungsian terpusat di Kantor Distrik Karubaga.
Pemerintah daerah, lanjutnya, akan mengerahkan dinas-dinas terkait untuk membantu penerbitan kembali dokumen dan surat-surat penting milik warga yang ikut terbakar dalam peristiwa tersebut.
Sementara itu Budiharjo Kadir menegaskan komitmen Polres Tolikara dalam mendukung kegiatan kemanusiaan serta menjaga stabilitas keamanan di tengah masyarakat.
“Kami memastikan penyaluran bantuan berjalan aman, tertib, dan tepat sasaran. Polres Tolikara akan terus hadir mendampingi pemerintah dan masyarakat, khususnya dalam situasi darurat seperti ini,” ujar Budiharjo Kadir.
Penyaluran bantuan sembako berlangsung aman dan lancar serta mendapat sambutan positif dari para pengungsi. Sinergi antara Pemkab Tolikara, Polres Tolikara, dan seluruh pemangku kepentingan diharapkan terus terjaga guna mempercepat pemulihan pascakebakaran di wilayah Giling Batu–Kogome Karubaga. (*)










