NABIRE, ODIYAIWUU.com — Dualisme Ketua Sementara (Caretaker) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Papua Tengah belum menemui titik temu. Masing-masing caretaker mengklaim mengantongi rekomendasi absah dari pucuk pimpinan pengurus nasional.
Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat KNPI Musthauddin dan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Jackson AW Kumaat, SE menerbitkan surat keputusan (SK) menunjuk Benyamin R Magal sebagai Caretaker DPD KNPI Provinsi Papua Tengah.
Sedangkan Ketua Umum DPP KNPI Muhammad Ryano Satrya Panjaitan dan Sekjen Almanzo Bonara menerbitkan SK menunjuk Yustinus Tebai sebagai Ketua DPD KNPI Provinsi Papua Tengah.
Benyamin mengatakan, ia sudah mengantongi SK dan langkah awal yang akan dilakukan yaitu memperkuat komunikasi internal serta membangun konsolidasi antarelemen pemuda.
“Fokus utama kami saat ini adalah melaksanakan konsolidasi organisasi yang merangkul semua pihak serta memastikan agenda-agenda kepemudaan berjalan sesuai AD/ART organisasi,” ujar Benyamin.
Menurutnya, konsolidasi tersebut menjadi bagian dari persiapan pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) KNPI Papua Tengah. Musda diharapkan menjadi forum membentuk kepengurusan definitif sesuai mekanisme organisasi.
Untuk itu, kepengurusan caretaker akan membuka ruang komunikasi dengan berbagai OKP guna menyatukan gagasan dan potensi generasi muda di Papua Tengah.
Yustinus menegaskan, ia adalah Ketua DPD KNPI Papua Tengah yang sah sehingga mengajak para pengurus mulai dari provinsi hingga daerah serta elemen pemuda yang terhimpun dalam organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP di Papua Tengah menyatukan hati, pikiran, dan komitmen demi menjaga persatuan pemuda di Meepago.
“KNPI di Papua Tengah hanya ada satu, yakni wadah kepemudaan yang tegak lurus berada di bawah naungan DPP KNPI pimpinan Ketua Umum Ryano Panjaitan,” ujar Yustinus Tebai di Nabire, kota Provinsi Papua Tengah, Sabtu (3/10).
Yustinus juga meminta pengurus mulai dari provinsi hingga kabupaten dan seluruh pimpinan OKP di Papua Tengah tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu perpecahan. KNPI Papua Tengah hanya ada satu, yaitu di bawah kepemimpinan Ketua Umum DPP KNPI Ryano Panjaitan.
Yustinus mengajak semua elemen satukan hati dan pikiran demi masa depan generasi muda. Pasalnya, Yustinus menegaskan dirinya resmi dilantik di Paniai pada Agustus 2026 dan disaksikan Pemprov Papua Tengah.
“DPD I KNPI Papua Tengah di bawah kepemimpinan kami telah terbangun dengan kokoh dan aktif bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Papua Tengah maupun pemerintah daerah di delapan kabupaten,” kata Yustinus lebih lanjut.
Sinergi tersebut diakuinya merupakan bentuk kemitraan strategis pemuda dalam mendukung berbagai program pembangunan serta menjaga stabilitas daerah. KNPI Papua Tengah telah bermitra dan bersinergi secara nyata dengan pemerintah provinsi serta pemerintah daerah di delapan kabupaten.
Menurutnya, kolaborasi ini yang harus terus dijaga, bukan mengedepankan perbedaan yang merugikan pemuda sendiri. Dinamika dalam organisasi adalah hal biasa, namun jangan sampai memicu perpecahan yang merusak solidaritas pemuda yang telah terbangun.
“Papua Tengah adalah rumah kita bersama. Jika pemudanya terpecah, kita sendiri yang akan rugi. Saatnya menanggalkan ego. Hanya dengan bersatu di bawah satu panji KNPI yang sah, suara dan kontribusi pemuda dapat membawa perubahan nyata bagi tanah Papua,” kata Yustinus. (*)










