NABIRE, ODIYAIWUU.com — Komunitas Mee Yokaa (Komee), adalah komunitas yang peduli terhadap dunia olahraga khususnya bola di Provinsi Papua Tengah. Kepedulian itu merupakan wujud kepedulian komunitas mendorong potensi pemuda di bidang olahraga, khususnya bola di wilayah Meepago (Papua Tengah).
Oleh karena itu, Komee memberikan bantuan bola kepada Sekolah Sepak Bola (SSB) Kalibobo di Lapangan Bola Nabire, Papua Tengah, Jumat (23/1). Bola tersebut diperuntukan bagi anak-anak pemain bola usia 8-15 tahun yang diasuh SSB Kalibobo.
“Saya menyerahkan bola kepada SSB Kalibobo Nabire sebagai bentuk dukungan kecil bagi anak usia 8-15 tahun yang memiliki potensi di bidang olahraga khusus sepak bola,” ujar Fredi Degei dari Komee di Nabire, Papua Tengah, Jumat (23/1).
Bantuan ini, ujar Fredi Degei, tentu tak seberapa namun memotivasi anak-anak tetap semangat berlatih agar kelak menjadi pemain profesional yang mengharumkan nama daerah.
Selain itu, lanjut Fredi, bantuan bola tersebut sekaligus bentuk konkrit komunitas untuk mendidik, membina, dan melatih anak-anak serta remaja untuk mempelajari teknik dasar sepak bola dengan benar, sekaligus membentuk karakter, mental bertanding, dan kepribadian yang baik.
“Kepedulian Komee sudah lama berlangsung. Kami sering memberikan bantuan bola kepada SSB dan aktif memberi Latihan. Tahun 2026 Komee sudah merencanakan menggelar pertandingan atau turnamen Cemee Cup,” kata Fredi Degei lebih lanjut.
Pelatih SSB Kalibobo Edi Puyol Wambrauw mengapresiasi kepedulian Komee kepada potensi generasi muda di wilayah Meepago di bidang olahraga. Bantuan sekecil apapun seperti bola dan lain-lain kepada berbagai club di wilayah Meepago tentu merupakan bentuk dukungan riil bagi para pemuda yang jatuh cinta di dunia olahraga.
“Bantuan ini bagian dari tanggungjawab mengembangkan potensi anak muda dan dunia olahraga di wilayah Meepago,” ujar Edi Poyol Wambrauw usai sesi latihan di Lapangan Bola Nabire, Papua Tengah.
Edi Puyol juga berharap agar Komee tetap eksis memberikan dorongan atau motivasi bagi club-club di wilayah Meepago setiap merumput di lapangan hijau guna mendapat bibit-bibit pemain potensial demi kemajuan bola di daerah, khususnya di Papua Tengah. (Andrian Yeimo)










