Kepala BNN Suyudi Ario Seto Kapolri Usai Jalani Fit and Proper Test Menggantikan Listyo Sigit Prabowo

Calon tunggal Kapolri yang juga Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol Suyudi Ario Seto menjabat tangan Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman usai uji kelayakan dan kepatutan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (1/10). Sumber foto: bbc.com, Kamis (1/10)

JAKARTA, ODIYAIWUU.com — Komisi Bidang Hukum Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, Kamis (1/10) menyepakati Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol Suyudi Ario Seto, SIK, SH, M.Si menjadi Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) usai menjalani uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) di DPR/MPR RI Senayan, Jakarta.

Suyudi menggantikan Jenderal Pol Drs Listyo Sigit Prabowo, M.Si usai menjalani uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) di Komisi III DPR RI. Usai fit and proper test, anggota Bidang Hukum DPR RI menyepakati Suyudi Ario Seto menjadi Kapolri.

Keputusan diambil seusai mendengar pemaparan Suyudi saat fit and proper test sebagai calon Kapolri. “Apakah secara aklamasi dapat disetujui?” kata Ketua Komisi III DPR Habiburokhman dalam rapat pleno. Peserta rapat kompak menjawab, “setuju”.

Komisi III DPR sebelumnya menerima Surat Presiden (Surpres) terkait calon Kapolri. Melalui surat nomor R-57/Pres/09/2026 tanggal 30 Desember, Presiden Prabowo mengusulkan pemberhentian Listyo sebagai Kapolri dan menunjuk Suyudi untuk mengikuti fit and proper test calon Kapolri.

Menindaklanjuti Surpres Prabowo tersebut, Komisi III DPR langsung menggelar rapat guna melakukan fit and proper test terhadap Suyudi. Dalam pemaparannya saat fit and proper test, Suyudi mengusung tema Polisi Bersama Rakyat sebagai doktrin kepemimpinan dan arah transformasi Polri ke depan.

Dengan doktrin tersebut, Suyudi menempatkan masyarakat sebagai pusat orientasi tugas kepolisian. “Tema yang saya usung adalah Polisi Bersama Masyarakat sebagai doktrin kepemimpinan dan arah transformasi,” ujar Suyudi.

Suyudi merupakan salah seorang perwira tinggi Polri. Saat ini ia dipercaya menjabat sebagai Kapolri. Suyudi lahir 14 Juli 1973 di Pandeglang, Banten. Ia merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) angkatan 1994.

Dalam perjalanan pendidikannya, Suyudi menempuh studi di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) tahun 2003 dan Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi (Sespimti) Polri tahun 2018.

Karier Suyudi di tubuh Korps Bhayangkara berlangsung di berbagai bidang, terutama pada fungsi reserse dan kriminal. Ia pernah mengemban sejumlah posisi strategis, baik di tingkat Polda maupun Markas Besar Polri.

Suyudi pernah didapuk sebagai Kanit II Resmob Polda Metro Jaya, Kapolsek Metro Pasar Minggu, dan Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan. Ia juga mendapat sejumlah penugasan lain, termasuk memimpin Unit Jatanras Polda Metro Jaya.

Pernah pula menjabat Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota dan Polres Metro Jakarta Barat, serta Kanit Resmob Bareskrim Polri. Selain di bidang reserse, Suyudi pernah dipercaya sebagai Kapolsek Metro Tanah Abang.

Ia kemudian memimpin sejumlah Polres di antaranya Polres Majalengka, Polres Bogor, dan Polres Metro Jakarta Pusat. Jabatan strategis di tingkat kepolisian daerah kemudian dipercayakan kepadanya.

Tahun 2023, Suyudi menjabat Wakil Kapolda Metro Jaya. Setahun sesudahnya, ia dipercaya menjadi Kapolda Banten. Puncak penugasan Suyudi Ario Seto di lingkungan Polri berlanjut ketika ia dipercaya memimpin Kantor Badan Narkotika Nasional (BNN), Cawang, Jakarta Timur.

Suyudi resmi dilantik sebagai Kepala BNN oleh Presiden Prabowo Subianto pada 25 Agustus 2025. Prosesi pelantikan berlangsung di Istana Negara, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat.

Pengangkatan Suyudi sebagai Kepala BNN berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 118 TPA Tahun 2025 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan dari dan dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Utama di Lingkungan BNN. (*)