DAERAH  

Korban Tewas Insiden Tembagapura Almarhum Sertu Arifin Cepa Dimakamkan Secara Militer di Timika

Jenazah Almarhum Sertu TNI AD Arifin Cepa, Anggota Koramil 1710-04/Tembagapura saat dimakamkan secara militer di Timika, kota Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, Kamis (12/2). Foto: Istimewa

TIMIKA, ODIYAIWUU.com — Jenazah Almarhum Sertu TNI AD Arifin Cepa, Anggota Koramil 1710-04/Tembagapura Kamis (12/2) pukul 12.30 WIT dimakamkan secara militer di Timika, kota Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah.

Prosesi pemakaman berlangsung khidmat sebagai bentuk penghormatan terakhir atas dedikasi dan pengabdian Almarhum kepada bangsa dan negara. Sertu Arifin Cepa gugur saat menjalankan tugas patroli rutin di sekitar Rest Area MP 50, area PT Freeport Indonesia (PTFI), Rabu (11/2) sekitar pukul 15.00 WIT.

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XVII/Cenderawasih Letkol Inf Tri Purwanto, SIP, Kamis (12/2) menjelaskan, insiden tersebut terjadi ketika personel Koramil melaksanakan patroli rutin.

Rangkaian patroli tiba-tiba dihadang dan ditembaki oleh kelompok kriminal bersenjata yang mengklaim sebagai bagian dari Organisasi Papua Merdeka (OPM). Penembakan dilakukan secara mendadak dengan menghadang rangkaian patroli.

“Akibat kejadian tersebut, satu prajurit TNI gugur dalam tugas atas nama Sertu Arifin Cepa. Satu personel lainnya, Serka Hendrikus, mengalami luka di bagian wajah. Selain itu, seorang warga sipil bernama Herman Rustaman, karyawan kontraktor KPI PT Freeport Indonesia, mengalami luka di bagian kepala,” ujar Tri.

Tri menambahkan, kedua korban luka saat ini dalam kondisi aman dan telah mendapatkan penanganan medis intensif. Selain menimbulkan korban jiwa dan luka-luka, aksi penyerangan juga menyebabkan kerusakan pada sejumlah bagian kendaraan patroli serta hilangnya dua pucuk senjata milik personel Kodim.

Pihak TNI masih melakukan penyelidikan dan evaluasi menyeluruh atas kejadian tersebut. Kodam Cenderawasih, kata Tri, tetap berkomitmen menjaga stabilitas keamanan di Papua serta memberikan perlindungan kepada masyarakat dan objek vital nasional.

“Kami mengutuk keras aksi teror tersebut. TNI akan terus hadir untuk menjamin keamanan masyarakat dan tidak akan gentar menghadapi segala bentuk ancaman terhadap kedaulatan dan keselamatan warga,” kata Tri lebih lanjut.

Prosesi pemakaman militer yang digelar di Timika dihadiri keluarga besar almarhum, rekan-rekan prajurit, serta unsur Forkopimda. Suasana haru menyelimuti jalannya upacara saat jenazah diberangkatkan ke tempat peristirahatan terakhir dengan penghormatan militer penuh. (*)