DAERAH  

Wali Kota Septinus Lobat Saat Lantik Pengurus IKF: Warga Flobamora Pilar Penting Pembangunan Daerah

Wali Kota Sorong Septinus Lobat, SH, MPA saat melantik Badan Pengurus Ikatan Keluarga Flobamora (IKF) Kota Sorong periode 2026-2031 di Gedung L Jitmau, Kota Sorong, Provinsi Papua Barat Daya, Senin (9/3) malam. Foto: Dokumen Panitia

SORONG, ODIYAIWUU.com — Wali Kota Sorong Septinus Lobat, SH, MPA, Senin (9/3) malam melantik Badan Pengurus Ikatan Keluarga Flobamora (IKF) Kota Sorong periode 2026-2031 di Gedung L Jitmau, Kota Sorong, Provinsi Papua Barat Daya.

Tiba di Gedung L Jitmau, Wali Kota Septinus Lobat bersama istrinya, Jemima Elisabeth Lobat, disambut dengan suguhan tarian tradisional dari Pulau Sumba, Nusa Tenggara Timur.

Ketua Umum IKF Kota Sorong Martinus Lende Mere mengalungkan selendang khas NTT kepada Wali Kota Sorong diikuti Ketua Persatuan Perempuan Flobamora (PPF) Amertina Udiata Lende Mere kepada Ketua TP PKK Kota Sorong Jemima Elisabeth Lobat.

Selanjutnya, masing-masing ketua tungku IKF Kota Sorong juga mengalungkan selendang kepada anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Sorong yang hadir bersama Walikota Septinus Lobat. Pengalungan selendang khas tanah Flobamora tersebut merupakan bentuk penghormatan kepada para tamu terhormat.

“Selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik,” ujar Wali Kota Septinus Lobat sebagaimana keterangan tertulis yang diterima dari Kota Sorong, Papua Barat Daya, Selasa (10/3).

Wali Kota Septinus, Ketua Dewan Pembina IKF Kota Sorong, berharap agar para pengurus dapat menjalankan amanah dengan baik mempererat persatuan masyarakat Flobamora di Kota Sorong.

Organisasi kemasyarakatan diakui Septinus memiliki peran penting dalam memperkuat hubungan sosial di tengah keberagaman masyarakat.

“Masyarakat Flobamora yang berasal dari Flores, Sumba, Timor, dan Alor telah menjadi bagian penting dalam kehidupan sosial maupun pembangunan Kota Sorong,” kata Septinus lebih lanjut.

Septinus menegaskan, IKF tidak sekadar menjadi wadah kebersamaan bagi warga asal Nusa Tenggara Timur, tetapi memiliki peran strategis sebagai kekuatan sosial yang dapat mendukung pembangunan daerah.

Selain itu, kata Septinus, ia juga berharap agar IKF Kota Sorong terus bersinergi dengan Pemerintah Kota Sorong dalam mewujudkan visi pembangunan daerah.

“Kota Sorong adalah rumah bersama. Karena itu, saya berharap seluruh elemen masyarakat, termasuk IKF, terus menjaga kerukunan dan berkontribusi dalam pembangunan kota ini,” kata Septinus.

Septinus juga menekankan pentingnya tugas dan tanggung jawab semua elemen (stakeholder) untuk menjaga stabilitas keamanan dan keharmonisan sosial. Hal tersebut penting mengingat Kota Sorong yang saat ini menjadi ibu kota Provinsi Papua Barat Daya terus berkembang.

“Semoga IKF Kota Sorong semakin solid dan aktif dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan di daerah tersebut,” ujar Septinus, Wali Kota jebolan Magister (S2) Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta. (*)