OPINI  

Kodam Cenderawasih Peringati Hari Juang TNI AD ke-80, Teguhkan Semangat Manunggal Bersama Rakyat

Jajaran Komando Daerah Militer (Kodam) XVII/Cenderawasih berpose bersama usai upacara dan syukuran Hari Juang TNI Angkatan Darat (TNI AD) ke-80 Tahun 2025 di Lapangan Detasemen Zeni Tempur (Denzipur) 10/Ksatria Yudha Dharma (KYD), Jalan Sentani, Padangbulan, Waena, Jayapura, Papua, Senin (15/12). Foto: Istimewa

JAYAPURA, ODIYAIWUU.com — Jajaran Komando Daerah Militer (Kodam) XVII/Cenderawasih, Senin (15/12) menggelar upacara dan syukuran Hari Juang TNI Angkatan Darat (TNI AD) ke-80 Tahun 2025 dengan khidmat dan penuh makna.

Panglima Kodam Cenderawasih Mayjen TNI Amrin Ibrahim, SIP memimpin langsung upacara didampingi Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah Ny Surry Amrin Ibrahim bertempat di Lapangan Detasemen Zeni Tempur (Denzipur) 10/Ksatria Yudha Dharma (KYD), Jalan Sentani, Padangbulan, Waena, Jayapura, Papua.

Peringatan Hari Juang tahun ini mengusung tema TNI AD Manunggal dengan Rakyat untuk Indonesia Bersatu, Berdaulat, Sejahtera, dan Maju yang menjadi pengingat kuat akan jati diri prajurit sebagai tentara rakyat, tentara pejuang, tentara nasional, dan tentara profesional.

Upacara diikuti para pejabat, prajurit, serta ASN Kodam Cenderawasih. Bertindak sebagai Komandan Upacara Dansecaba Rindam Cenderawasih Letkol Inf Apit Yulianto, S.Hub.Int.

Dalam amanat Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc, yang dibacakan Pangdam Cenderawasih, disampaikan ucapan selamat Hari Juang TNI AD ke-80 kepada seluruh prajurit dan ASN disertai apresiasi atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan demi kejayaan TNI AD dan bangsa Indonesia.

Amanat tersebut menegaskan bahwa semangat perjuangan Panglima Besar Jenderal Soedirman merupakan teladan abadi bagi prajurit TNI AD. Nilai keyakinan, keberanian, ketulusan, kerja keras, serta pengabdian tanpa pamrih menjadi fondasi utama jati diri prajurit yang harus terus dijaga dan diimplementasikan dalam setiap tugas.

“Pada hakikatnya, tentara yang berasal dari rakyat akan terus berjuang bersama rakyat sebagai kekuatan pertahanan negara. Kemanunggalan dengan rakyat adalah sumber kekuatan TNI Angkatan Darat,” ujar Maruli Simanjuntak.

Maruli Simanjuntak juga mengingatkan seluruh prajurit dan ASN TNI AD untuk senantiasa menjaga kehormatan diri, menjunjung tinggi nilai-nilai perjuangan serta memastikan kehadiran negara benar-benar dirasakan oleh rakyat.

Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan acara syukuran yang ditandai pemotongan tumpeng oleh Pangdam Cenderawasih didampingi Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah. Potongan tumpeng diserahkan kepada prajurit berprestasi Kodam Cenderawasih, yakni Kapten Inf Rasyid Prasetya Widodo, Serka Samuel Aninam, dan Kopda Yayang Perdana Syaputra dari Yonif 751/VJS atas keberhasilan pembangunan Gudang Logistik PNPB dalam rangka penanggulangan bencana kelaparan di wilayah Sinak Agandugume.

Dalam kesempatan itu, hadir juga Kasdam Cenderawasih Brigjen TNI Thevi A Zebua, SE, MM, Kapoksahli Pangdam Brigjen TNI Sukamdi, SIP, Danrem 172/PWY Brigjen TNI Tagor Rio Pasaribu, SE, Pamen Ahli Pangdam, para Asisten Kasdam, Dan/Kabalakdam, prajurit dan ASN serta pengurus Persit Kodam Cenderawasih. (*)