MOWANEMANI, ODIYAIWUU.com — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dogiyai melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dan Litbang, Selasa (10/3) menggelar Forum Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Tahun 2026 di Aula Koteka Moge, Mowanemani, kota Kabupaten Dogiyai, Provinsi Papua Tengah.
Forum OPD yang dihadiri pimpinan OPD, kepala distrik (camat) di seluruh wilayah Dogiyai serta sejumlah undangan lainnya dilaksanakan dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Dogiyai Tahun 2027.
Bupati Dogiyai Yudas Tebai, S.Pd, M.Si dalam sambutannya saat membuka kegiatan tersebut mengatakan, Forum OPD merupakan salah satu tahapan penting dalam proses perencanaan pembangunan daerah.
“Forum ini menjadi ruang untuk menyelaraskan berbagai usulan program pembangunan yang berasal dari masyarakat melalui Musrenbang Distrik, pokok-pokok pikiran DPRD serta program prioritas pemerintah daerah,” ujar Bupati Tebai di Mowanemani, Dogiyai, Papua Tengah, Selasa (10/3).
Menurut Bupati Tebai, berbagai usulan program pembangunan dimaksud sejalan dengan visi dan misi kepala daerah sehingga perencanaan pembangunan Dogiyai berjalan terarah, efektif, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Tebai, Kepala Seksi Bappeda Dogiyai tahun 2012-2017, menambahkan, pembangunan daerah harus mengacu pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Dogiyai Tahun 2025–2029 dengan visi Mewujudkan Masyarakat Dogiyai yang Cerdas, Amanah, Damai, dan Maju Bersama.
Tebai mengatakan, dalam rangka mewujudkan visi tersebut pemerintah daerah menetapkan lima misi pembangunan. Pertama, meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang cerdas, sehat, dan inklusif. Kedua, mewujudkan kehidupan masyarakat yang harmonis, rukun, aman, dan demokratis.
Ketiga, meningkatkan tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik yang efektif, efisien, akuntabel, dan transparan. Keempat, mengembangkan ekonomi kerakyatan berbasis sumber daya lokal, investasi, dan pariwisata yang berdaya saing serta berwawasan lingkungan. Kelima, meningkatkan pembangunan infrastruktur wilayah dan utilitas dasar yang merata dan berkelanjutan.
Bupati Tebai juga menekankan pentingnya sinkronisasi antara program pembangunan daerah dengan kebijakan pembangunan nasional, termasuk percepatan pembangunan Papua menuju Papua yang sehat, cerdas, dan produktif.
Selain itu, sejumlah program nasional seperti pengendalian inflasi daerah, swasembada pangan, penanganan stunting, pengentasan kemiskinan ekstrem, serta Program Makan Bergizi Gratis (MBG) juga perlu menjadi perhatian dalam penyusunan RKPD.
Tebai meminta seluruh pimpinan OPD dan kepala distrik untuk kembali meninjau rencana kerja masing-masing agar selaras dengan visi dan prioritas pembangunan daerah. Ia juga meminta agar usulan dari Musrenbang Distrik serta pokok pikiran DPRD dapat diakomodasi dalam penyusunan Rencana Kerja (Renja) OPD Tahun 2027.
“Perencanaan pembangunan harus benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat. Karena itu, seluruh OPD diharapkan dapat mengakomodasi aspirasi masyarakat yang telah disampaikan melalui musrenbang dan pokok pikiran DPRD,” ujar Tebai, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Dogiyai tahun 2018-2024.
Kepala Bappeda dan Litbang Dogiyai Yakobus Dogomo, SS dalam laporannya mengatakan, pelaksanaan Forum OPD merupakan amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional serta Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017 tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian, dan Evaluasi Pembangunan Daerah.
Menurut Yakobus, forum tersebut bertujuan menyinkronkan hasil Musrenbang Distrik, pokok pikiran DPRD serta visi dan misi kepala daerah agar dapat diakomodasi dalam dokumen Renja OPD sesuai kemampuan anggaran masing-masing.
“Forum OPD ini menjadi ruang diskusi untuk menyamakan pemahaman seluruh perangkat daerah dalam menyusun rencana kerja tahun 2027, sekaligus memastikan bahwa usulan dari masyarakat dan distrik dapat terakomodasi secara baik,” ujar Yakobus.
Yakobus, birokrat muda dan sarjana filsafat jebolan STFT Fajar Timur, menambahkan, sinkronisasi antara prioritas pembangunan daerah, provinsi, dan nasional sangat penting agar target pembangunan dapat tercapai secara optimal.
“Dalam forum ini, berbagai program prioritas nasional, termasuk agenda pembangunan dalam kerangka Asta Cita Bapak Presiden juga menjadi bagian penting yang dibahas peserta,” kata Yakobus lebih lanjut.
Dalam forum yang digelar selama sehari kurang lebih 82 orang peserta hadir. Mereka Adalah pimpinan OPD, kepala distrik se-Dogiyai serta pejabat perencana dari masing-masing perangkat daerah.
Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian tahapan penyusunan RKPD sebelum dilaksanakannya Musrenbang RKPD Kabupaten akan dilaksanakan pada Kamis-Jumat (12–13/3) dan Musrenbang Otonomi Khusus pada Senin-Selasa (30–31/3).
Hasil dari Forum OPD diharapkan menghasilkan Rencana Kerja OPD Tahun 2027 selaras dengan prioritas pembangunan daerah sebagaimana tertuang dalam RPJMD Kabupaten Dogiyai Tahun 2025–2029.
“Saya berdoa dan berharap agar dari Forum OPD Tahun 2026 dalam rangka penyusunan RKPD Kabupaten Dogiyai Tahun 2027 menghasilkan perencanaan pembangunan yang berkualitas dan berpihak pada kesejahteraan Masyarakat,” ujar Bupati Tebai. (*)










