KOTA SORONG, ODIYAIWUU.com — Aktivis perempuan Flobamora Kota Sorong Agata Ure Wukak, SM menegaskan tekad dan komitmen mendukung Ikatan Keluarga Flobamora Nusa Tenggara Timur (IKF NTT) Kota Sorong, Provinsi Papua Barat Daya organisasi dalam rangka menyukseskan agenda Pemerintah Kota Sorong dan Papua Barat Daya.
Penegasan tersebut muncul pasca Musyawarah Besar (Mubes) ke-IX IKF NTT Kota Sorong di Aula Gereja Katolik Yohanes Pembaptis, KM 14, Kota Sorong, Papua Barat Daya, Selasa (17/2). Mubes tersebut mengantar Martinus Lende Mere menahkodai IKF NTT Kota Sorong periode 2026-2031.
Aktivis perempuan Kota Sorong Agata Ure Wukak (Etty Wukak) mengatakan, keberadaan IKF NTT Kota Sorong merupakan wadah strategis dalam mendukung berbagai program kerja lima tahun ke depan.
“Sebagai aktivis kami perempuan asal tanah Flobamora di Kota Sorong mendukung IKF NTT Kota Sorong melalui kerja nyata terutama bersinergi dalam kegiatan pemerintahan dan Pembangunan Kota Sorong,” kata Etty Wukak di Kota Sorong, Papua Barat Daya, Rabu (18/2).
Menurut Etty Wukak, selama ini ia bersama rekan-rekan sesama perempuan Flobamora, juga terlibat aktif mendukung program-program IKF NTT Kota Sorong agar mengharumkan nama besar Kota Sorong.
Berbagai program Pemerintah Kota Sorong bukan hanya menjadi tanggung jawab satu pihak tetapi butuh keterlibatan semua pemangku kepentingan (stakeholder) daerah.
“Kota Sorong sangat strategis dan menjadi salah satu barometer keberhasilan daerah tingkat dua di Papua Barat Daya,” kata Etty Wukak, aktivis perempuan kelahiran Kampung Kluang, Desa Belabaja (Boto), Lembata, NTT.
Selain itu, ujarnya, melalui IKF NTT Kota Sorong ia dan rekan-rekannya mendukung wadah kedaerahan itu bekerja maksimal demi kemajuan daerah. Sebagai anggota ia bersama rekan-rekannya bekerja sesuai nasehat dan arahan Ketua IKF NTT Kota Sorong beserta pengurus demi kemajuan tanah Papua dimulai dari kota ini.
“Kami juga tetap setia memohon doa, nasehat, arahan, dan masukan agar kami bekerja keras mendukung IKF NTT Kota Sorong agar organisasi ini menjadi berkat bagi sesama khususnya di Kota Sorong,” Etty Wukak, aktivis jebolan Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Muhammadiyah Sorong tahun 2025.
Sedangkan aktivis perempuan lainnya, Roly Kana Pau, menambahkan, ia dan perempuan asal Flobamora lainnya menyambut gembira pelaksanaan Mubes yang mempercayakan kembali Martinus Lende Mere memimpin IKF NTT Kota Sorong. Selama ini, katanya, IKF NTT Kota Sorong di bawah kepemimpinan Lende Mere sangat memperhatikan masyrakat Flobamora Kota Sorong.
Menurut Roly Kana Pau, melalui IKF NTT Kota Sorong, para perempuan ambil bagian memaksimalkan seluruh potensi yang dimiliki di bidangnya masing-masing, termasuk mendukung berbagai rencana IKF NTT Kota Sorong dalam rangka menyukseskan agenda Pemerintah Kota Sorong khususnya dan Papua Barat Daya umumnya.
“Kota Sorong membutuhkan juga partisipasi seluruh elemen menyukseskan berbagai agenda pemerintah memajukan daerah agar masyarakat semakin hari semakin Sejahtera,” kata Roly Kana Pau di Sorong, Papua Barat Daya, Rabu (18/2)
Roly Kana Pau menambahkan, melalui IKF NTT Kota Sorong juga akan memaksimalkan seluruh potensi pengurus dan anggota ambil bagian. Hal ini penting karena sukses pemerintah Kota Sorong adalah sukses semua warga yang tinggal di kota ini.
“Pemerintah Kota Sorong tentu juga mengharapkan partisipasi seluruh elemen warga dalam bekerja memajukan daerah demi kesejahteraan. Karena itu, melalui IKF NTT Kota Sorong kami bertekad bekerja keras melayani dengan hati tulus dan ikhlas. Kota ini juga akan maju kalau seluruh elemen bekerja sepenuh hati,” ujar Roly Kana Pau. (*)










