TIMIKA, ODIYAIWUU.com — Badan Pengurus Pimpinan Unit Kerja (PUK) Serikat Pekerja Kimia, Energi dan Pertambangan (SP KEP) Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) PT Nemangkawi Jaya periode 2026–2029, Senin (16/2) resmi dikukuhkan dan dilantik.
Ketua Pengurus Cabang FSP KEP SPSI Mimika Agus Patiung melantik sembilan belas pengurus di Sekretariat Pimpinan Cabang FSP KEP SPSI Kabupaten Mimika, Jalan WR Soepratman, Timika, Provinsi Papua Tengah.
Pelantikan mengusung tema Solidarity Forever diharapkan membawa semangat baru guna memperkuat roda organisasi pekerja di lingkungan perusahaan yang baru dibentuk.
Dalam kesempatan tersebut hadir juga pengurus SPSI dari sejumlah Perusahaan seperti PT KPI, AVCO, dan PT Freeport Indonesia (PTFI). Namun, dalam momentum itu tidak ada perwakilan manajemen PT Nemangkawi Jaya, meski sudah dilayangkan undangan maupun konfirmasi langsung via ponsel sebelum pelantikan dengan alasan sedang banyak kerja.
Rangkaian acara dimulai dengan doa yang dibawakan Niko Wamafma, dilanjutkan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, mengheningkan cipta serta pembacaan Panca Prasetya oleh Reiner Suebu diikuti 19 pengurus terpilih.
Ketua Panitia Pelantikan Riyanto Sali dalam laporannya menyampaikan, SP KEP SPSI PT Nemangkawi Jaya dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2000 tentang Serikat Pekerja/Serikat Buruh.
“Serikat pekerja tersebut telah dideklarasikan pada 25 Januari 2026 di Gedung Serbaguna Aidoram Byak, Jalan Jeruk SP2 Timika. Kemudian ditetapkan dalam AD/ART serta struktur kepengurusan sebelum akhirnya dilantik secara resmi,” ujar Riyanto Sali melalui keterangan tertulis di Timika, kota Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Senin (16/2).
Deklarasi serikat pekerja tersebut tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Nomor: Kep.162/PC FSP KEP/SPSI/MMK/II/2026 tentang Pengesahan PUK SP KEP SPSI PT Nemangkawi Jaya periode 2026–2029 dan dibacakan Elieser Kararbo.
Adapun susunan pengurus inti yaitu Ricky K Yarangga selaku ketua, sekretaris Rayner Suebu, dan bendahara Patar P Sianturi. SK tersebut berlaku hingga 16 Februari 2029 dan ditetapkan di Timika serta ditandatangani oleh Ketua Pengurus Cabang FSP KEP SPSI Mimika, Agus Patiung dan Sekretaris Abraham Deda.
Dalam konsiderans SK, ditegaskan enam agenda penguatan organisasi yaitu penguatan SDM, penguatan perlindungan dan pembelaan, penguatan keuangan organisasi, penguatan soliditas dan solidaritas, penguatan administrasi, penguatan penguasaan teknologi informasi dan propaganda positif.
Prosesi pelantikan ditandai dengan pembacaan SK, pengukuhan serta penyerahan pataka bendera SPSI dan buku AD/ART kepada Ketua terpilih.
Ketua terpilih Ricky Yarangga dalam sambutannya menegaskan, SPSI merupakan organisasi perjuangan yang hadir untuk membangun kemitraan yang sehat dengan manajemen.
“Kami hadir bukan untuk menciptakan pertentangan, tetapi menjalin kemitraan yang kuat demi hubungan industrial yang harmonis dan berkelanjutan,” ujar Ricky Yarangga.
Ricky mengajak seluruh anggota menjaga solidaritas serta aktif mendukung organisasi. “SPSI akan kuat jika anggotanya bersatu, peduli, dan aktif. Kami juga berharap manajemen membuka komunikasi yang terbuka dan saling menghormati sebagai mitra strategis demi kesejahteraan pekerja,” katanya.
Sementara itu Agus Patiung menyampaikan apresiasi atas terbentuknya SPSI di PT Nemangkawi Jaya. Keberadaan serikat pekerja, diakui Agus, menjadi langkah penting, khususnya di lingkungan area tambang yang melibatkan berbagai perusahaan, baik perusahaan privatisadi maupun subkontraktor.
“Organisasi pekerja adalah wadah sah untuk memperjuangkan hak melalui mekanisme perundingan. Yang sudah dilantik hari ini, ke depan harus ada perundingan dan pegangan yang jelas,” ujar Agus.
Prosesi pelantikan diakhiri penyerahan cinderamata, menyanyikan lagu Tanah Papua, doa penutup serta sesi foto bersama dan ramah tamah. (*)










