KENYAM, ODIYAIWUU.com — Kepolisian Resor (Polres) Nduga bersama tenaga medis dan pihak terkait, Selasa (11/11) mengevakuasi korban luka akibat perang saudara di Distrik Kora, Kabupaten Nduga, Provinsi Papua Pegunungan.
Korban dievakuasi menuju Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Timika, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut.
Proses evakuasi berlangsung melalui Bandara Kenyam, Nduga, menggunakan pesawat Caravan Smart Air PK-SNW. Evakuasi dilakukan setelah bentrokan antarkelompok warga di Kampung Ginit, Distrik Kenyam, Minggu (9/11). Buntut bentrok Ginit beberapa orang mengalami luka-luka, termasuk anak-anak.
Kepala Kepolisian Resor Nduga AKBP Alfredo Rumbiak mengatakan, personel Polres Nduga melakukan pengamanan dan monitoring langsung di lapangan untuk memastikan proses evakuasi berjalan aman dan lancar.
“Evakuasi korban luka ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab kemanusiaan. Kami pastikan seluruh proses berjalan aman dan tertib agar para korban segera mendapatkan penanganan medis di Timika,” ujar Alfredo Rumbiak dari Kenyam, kota Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan, Rabu (12/11).
Rumbiak mengatakan, terdapat tujuh korban luka dan empat pendamping pasien yang dievakuasi dari Bandara Kenyam menuju Bandara Mozes Kilangin, Timika.
Para korban akan mendapatkan penanganan medis lanjutan di RSUD Timika. Sementara rencana evakuasi tambahan bagi korban lainnya akan dilakukan setelah itu.
Rumbiak menambahkan, Polri bersama aparat keamanan dan tokoh masyarakat terus berupaya meredam konflik antarkelompok warga di Distrik Kora agar situasi kembali kondusif.
“Kami mengimbau semua pihak untuk menahan diri dan tidak mudah terprovokasi. Polri akan terus hadir memberikan rasa aman serta memastikan upaya penanganan kemanusiaan berjalan dengan baik,” ujar Rumbiak. (*)










