PMKRI Cabang Jayapura Santo Efrem Gelar Pelatihan Citizen Journalism

PMKRI Cabang Jayapura Santo Efrem Gelar Pelatihan Citizen Journalism

Para peserta pelatihan citizen journalism digagas Dewan Pimpinan Cabang Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Jayapura Cabang Jayapura Santo Efrem. Pelatihan menghadirkan Fabio Maria Lopes Costa, wartawan Kompas liputan Papua sebagai pembicara dan dipandu Yulianus Magai, reporter wagadei.id, portal berita yang berbasis di Jayapura. Foto: Alpius Uropmabin

Loading

JAYAPURA, ODIYAIWUU.com — Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Jayapura Santo Efrem, Sabtu (6/5) menggelar pelatihan jurnalisme warga, citizen journalism di Aula Margasiswa PMKRI Cabang Jayapura, Provinsi Papua.

Kegiatan pelatihan citizen journalism digagas Dewan Pimpinan Cabang Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Jayapura Santo Efrem. Tampil sebagai narasumber Fabio Maria Lopes Costa, wartawan Kompas liputan Papua dipandu moderator Yulianus Magai, reporter wagadei.id, portal berita yang berbasis di Jayapura.

Fabio Lopes Costa mengatakan, seorang jurnalis warga, citizen journalist harus berani mengangkat fakta yang terjadi di masyarakat kemudian disodorkan kepada publik, termasuk pemerintah sebagai pengambil kebijakan.

Laporan tersebut, lanjut Fabio, wartawan asal Nusa Tenggara Timur kelahiran Dili, Timor Timur (kini Timor Leste), sekaligus membantu warga ikut mengawasi kebijakan dan program pemerintah. Citizen journalism juga membantu mengadvokasi masalah agar mendapat perhatian pemerintah dalam pengambilan kebijakan.

“Seorang citizen journalist atau jurnalis warga dapat menulis berita diserta foto atau video pendukung atas suatu peristiwa atau kegiatan yang dialaminya dan dilihat di tengah masyarakat. Warga dalam citizen journalism ini adalah mereka yang bukan jurnalis profesional. Warga yang dimaksud dalam citizen journalism itu tidak dari latar formal jurnalistik,” ujar Fabio di sela-sela kegiatan.

Ketua Presidium PMKRI Cabang Jayapura Santo Efrem, Thalia Ohoitimur mengatakan, pelatihan ini adalah salah satu program Biro Media dan Pers PMKRI Cabang Jayapura Santo Efrem. Tujuannya kegiatan ini yaitu mempersiapkan para anggota dan kader PMKRI Cabang Jayapura untuk menjadi pewarta warga membuat laporan-laporan yang terjadi di tengah masyarakat.

Laporan dalam citizen journalism merujuk atau mengikuti pedoman Bahasa Indonesia baku serta berkiblat pada kaidah jurnalistik standar seperti pemenuhan 5W+1H (what, who, why, when, where, dan how) atau bila memilih terjun sebagai wartawan usai merampungkan kuliah.

“Kegiatan ini adalah salah satu program unggulan Biro Media dan Pers PMKRI Cabang Jayapura Santo Efrem. Tujuannya, kita mempersiapkan rekan-rekan anggota PMKRI Cabang Jayapura bila kelak mereka menekuni jurnalistik sebagai pilihan profesinya,” kata Ohoitimur di Margasiswa PMKRI Cabang Jayapura.

Ohoitimur menambahkan, pelatihan citizen journalism ini merupakan yang pertama. Dalam agenda PMKRI Cabang Jayapura, akan diadakan juga pelatihan lanjutan. Melalui pelatihan tersebut, jajaran pengurus berharapan para peserta yang merupakan anggota PMKRI dapat terlibat untuk menempah diri dalam ketrampilan menulis yang baik dan benar.

Yulianus Magai juga menambahkan, pelatihan ini sangat baik bagi para aktivis organisasi mahasiswa atau kepemudaan ekstra universiter belajar ilmu jurnalistik dari para senior seperti wartawan Kompas Fabio Lopez sekaligus berlatih bersama menulis yang efektif berpedoman pada kaidah Bahasa Indonesia baku.

“Menulis berita itu tidak hanya wartawan tapi semua orang bisa menulis asalkan mengangkat fakta yang terjadi di lapangan. Setiap menulis laporan warga, aspek terpenting adalah fakta, bukan gosip atau hoaks,” kata Yulianus. (Alpius Uropmabin/Odiyaiwuu.com)

Tinggalkan Komentar Anda :