Ratusan Peserta Bimtek di Dogiyai Simulasi Cara Pengisian Dana Desa - Odiyaiwuu.com | Membahagiakan Kehidupan
banner 728x250

Ratusan Peserta Bimtek di Dogiyai Simulasi Cara Pengisian Dana Desa

  • Bagikan
Para peserta Bimtek bertajuk Peningkatan Kapasitas Kepala Kampung dan Bamuskam yang diselenggarakan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (PMK) Kabupaten Dogiyai sedang mengikuti simulasi pengisian formulir dana desa di Aula Gereja Kingmi Digikotu, Dogiyai, Kamis (7/10). Foto: Dokumen Dinas PMK Dogiyai.

 726 Total Pengunjung,  2 Pengunjung Hari Ini

MOWANEMANI, ODIYAIWUU.com – Sebanyak 237 peserta bimbingan teknis (Bimtek) yang terdiri dari 79 kepala kampung, sekretaris kampung (Sekam), dan Badan Musyawarah Kampung di Kabupaten Dogiyai, Kamis (7/10) menggelar simulasi, peragaan cara mengisi format dana desa.

Para peserta tampak antusias mengikuti simulasi pengisian formulir dana desa saat berlangsung Bimbingan Teknis (Bimtek) bertajuk Peningkatan Kapasitas Kepala Kampung dan Bamuskam yang diselenggarakan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (PMK) Kabupaten Dogiyai di Aula Gereja Kingmi Digikotu, Dogiyai, Kamis (7/10).

Koordinator Operator Sistem Keuangan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung Dinas PMK) Kabupaten Dogiyai Donatus Douw dan Koordinator Pendamping Desa Dogiyai Yan Apuya selaku pemateri hari keempat dalam Bimtek tersebut membuat para peserta antusias. Hal beralasan terjadi mengingat tanggungjawab kepala kampung, sekretaris kampung dan Bamuskam sangat vital dalam merencanakan dan mengelola dana desa secara bertanggungjawab dan transparan.

“Melalui simulasi ini kita harapkan agar kepala kampung lebih cermat dalam mengisi formulir pengelolaan dana desa sesuai rencana anggaran belanja atau RAB. RAB itu tentu bersumber dari hasil musyawarah tingkat kampung yang sufah direncanakan dan disetujui bersama warga,” kata Donatus Douw.

“Usai sesi pemaparan materi diikuti sesi tanya jawab, kami mengadakan simulasi bagaimana cara mengisi formulir pengelolaan dana desa. Kami siapkan formulir lalu para peserta mengisi secara manual atau menggunakan laptop. Para peserta dengan mudah mengisi formulir yang kami siapkan. Kami harapkan agar saat mengelola dana desa, mereka tidak mengalami kesulitan berarti,” ujar Yan Apuya, pemateri lainnya.

Sekretaris Kampung Ekimanida Deba, pemaparan materi Doatus terkait pengelolaan keuangan dan aset daerah diperkaya materi Yan Upuya terkait Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes) dan Rencana Kerja Pembangunan Kampung (RKPK) sangat membantu para peserta dalam sistem pelaporan penggunaan dana desa.

“Pemaparan materi dari Pak Donatus dan Pak Yan sangat menarik. Kami berebutan menyajukan pertanyaan kepada mereka. Kami sadar bahwa materi seperti ini merupakan jantung dalam proses pembangunan desa,” ujar Sekretaris Kampung Ekimanida Deba,

Baik Donatus maupun Yan meminta peserta agar tetap memperhatikan aspek kehati-hatian dalam mengelola dana desa agar membawa manfaat bagi kemajuan warga dan kampung. Jika kampung atau desa maju dan sejahtera, maka distrik maupun kabupaten akan maju dan sejahtera. “Kami ingatkan para kepala kampung, sekretaris kampung maupun Bamuskan agar mereka memanfaatkan dana desa dengan baik dan penuh tanggungjawab untuk kemaslahatan bersama,” lanjut Donatus dan diamini Yan saat berlangsung diskusi yang dipandu Damianus Tebai selaku moderator.

“Selaku kepala dinas saya mewajibkan setiap kepala kampung melakukan Musrembang dengan baik agar berbagai program kampung di-cover dengan dana desa. Dengan demikian kita harapkan warga sungguh merasakan keberhasilan yang diraih melalui dana desa,” ujar Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung Kabupaten Dogiyai Damiana Tekege, SH, M.Hum.

Kepala Bidang Kelembagaan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung Dogiyai Dr Ferdinant Pakage, MM mengemukakan, pada Jumat (8/10) Bimtek hari kelima akan menghadirkan pemateri baru. Sedangkan materi yang akan disampaikan berkaitan dengan administrasi desa dan RPJMDesa.

“Kami berharap agar melalui bimtek ini para kepala kampung dan aparaturnya membangun kampungnya masing-masing berpedoman Undang-Undang Desa Tahun 2014. Mereka juga diharapkan bersama warganya mengali sumber dan potensi yang dimiliki memajukan warga masyarakat sesuai mekanisme dan aturan yang berlaku,” kata Ferry Pakage. (Ansel Deri/Odiyaiwuu.com)

Tinggalkan Komentar Anda :

banner 336x280
  • Bagikan