KPU Kabupaten Dogiyai Mulai Rekrut Anggota PPD, PPS, dan KPPS Untuk Menyukseskan Pilkada Serentak Selasa Pekan Depan

KPU Dogiyai Mulai Rekrut Anggota PPD dan PPS Untuk Menyukseskan Pilkada Pekan Depan

Ketua KPU Kabupaten Dogiyai Elias Petege (keenam dari kiri) bersama anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Dogiyai, Provinsi Papua Tengah (dari kiri) Vincensia Bunai, Gabriel Agapa, Fransiskus Butu, Isak Waine, Yery Dogomo, dan Bernarda Nokuwo. Foto: Istimewa

Loading

MOWANEMANI, ODIYAIWUU.com — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Dogiyai mulai merekrut anggota Panitia Pemilihan Kecamatan/Distrik (PPK/PPD) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) di Dogiyai guna menyukseskan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak, baik Pemilihan Gubernur (Pilgub) Provinsi Papua Tengah maupun Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Dogiyai yang akan digelar November 2024.

“Kami akan menyeleksi calon anggota PPK/PPD dan PPS untuk menyukseskan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tengah serta  Bupati dan Wakil Bupati Dogiyai pada Pilkada serentak November 2024,” ujar Ketua KPU Kabupaten Dogiyai Elias Petege kepada Odiyaiwuu.com dari Mowanemani, Dogiyai, Papua Tengah, Jumat (19/4).

Elias menjelaskan, pendaftaran calon akan dimulai tanggal 23 April untuk PPK/PPD dan PPS mulai tanggal 2 Mei. Pihaknya berharap agar warga masyarakat terutama di Dogiyai dan kabupaten lainnya di Papua Tengah yang memenuhi syarat memanfaatkan kesempatan ini sehingga bila lulus seleksi dapat ambil bagian dalam ikut menyukseskan Pilkada serentak 2024.

Elias menambahkan, perekrutan anggota PPK/PPD dan PPS merupakan amanat Pasal 15, 16, 18, dan 19 Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2015 tentang Penetapan Perpu Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pemilihan Kepala Daerah. 

Selain itu, perekrutan tersebut merujuk Pasal 3 dan 4 Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 8 Tahun 2022 tentang Pembentukan dan Tata Kerja Badan Ad Hoc Penyelenggara Pemilihan Umum dan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur,  Bupati dan Wakil Bupati dan Walikota dan Wakil Walikota.

“Seleksi penerimaan anggota PPK/PPD dan PPS seluruh Kabupaten Dogiyai akan dilaksanakan terbuka, jujur dan adil dengan memperhatikan kompetensi, kapasitas dan integritas serta kemandirian anggota PPP/PPD dan PPS. Seleksi ini kami lakukan terbuka tanpa ada unsur nepotisme, di mana lulus dan tidaknya calon tergantung mereka sendiri,” kata Elias.

Selain itu, perolehan nilai tes tertulis peserta secara otomatis akan tampil di depan layar komputer sehingga masing-masing akan tahu lulus atau tidak. Karena itu, terkait sistem seleksi anggota PPK/PPD dan PPS tidak mengenal unsur titipan, kedekatan atau keluarga.

“Kami berharap agar warga masyarakat Dogiyai atau kabupaten di wilayah Papua Tengah mempersiapkan diri dengan baik untuk mengikuti seleksi dan bila lulus tes merupakan hasil kerja keras sendiri, bukan karena faktor orang lain,” ujar Elias, tokoh muda Papua Tengah dan mantan peneliti Sekretariat Jenderal (Setjen) Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia.

Menurut Elias, tahapan pembentukan PPK/PPD dan PPS dimulai dari pengumuman pendaftaran yang berlangsung selama 5 hari, penerimaan pendaftaran selama 7 hari, penelitian administrasi calon anggota selama 10 hari, dan pengumuman hasil penelitian administrasi selama 2 hari.

Kemudian seleksi tertulis selama 3 hari, tanggapan dan masukan masyarakat selama 7 hari, wawancara  3 hari, penetapan dan pelantikan anggota PPK/PPD berlangsung tanggal 15-16 Mei dan untuk PPS berlangsung 26 Mei 2024.

Sedangkan persyaratan untuk menjadi anggota PPP/PPD dan PPS yaitu WNI, berusia 17 tahun, setia kepada Pancasila ssbagai dasar negara, UUD, NKRI, Bhineka Tunggal Ika, dan cita-cita Proklamasi 17 Agustus 1945, dan mempunyai integritas, pribadi yang kuat, jujur dan adil.

 Selain itu, syarat lainnya yaitu tidak menjadi anggota partai politik (parpol) termasuk simpatisan parpol dan eks caleg DPR, DPRD pada Pileg 2024. Kemudian, berdomisili di wilayah kerja PPK/PPD dan PPS, mampu secara jasmani, rohani dan bebas dari penyalahgunaan narkotika, dan berpendidikan paling rendah SMA dan atau sederajat. 

Kemudian, tidak pernah dipidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang memperoleh kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana penjara 5 tahun atau lebih dan persyaratan lainnya yang akan diumumkan secara resmi.

 “Kami menghimbau kepada warga Dogiyai yang memenuhi syarat untuk ikut serta dalam seleksi anggota Badan Ad Hoc penyelenggara pemilihan, termasuk perempuan. Penyandang disabilitas juga memiliki hak dan kesempatan yang sama untuk menjadi anggota PPK/PPD dan PPS sepanjang memenuhi syarat sesuai peraturan perundang-undangan,” ujar Elias. (Ansel Deri/Odiyaiwuu.com)

Tinggalkan Komentar Anda :