Penjabat Gubernur Papua Pegunungan Velix Wanggai Sampaikan Pesan Damai Wakil Presiden RI Pada HUT ke-169 Pekabaran Injil

Penjabat Gubernur Papua Pegunungan Velix Wanggai Sampaikan Pesan Damai Wakil Presiden RI Pada HUT ke-169 Pekabaran Injil

Penjabat Gubernur Papua Pegunungan Velix Wangga saat menghadiri acara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-169 Pekabaran Injil di Pulau Mansinam, Manokwari, Provinsi Papua Barat, Senin (5/2). Sumber foto: rri.go.id, 5 Februari 2024

Loading

PULAU MANSINAM, ODIYAIWUU.com — Penjabat Gubernur Provinsi Papua Pegunungan Dr Velix Vernando Wanggai, SIP, MPA, Senin (5/2) menghadiri peringatan dan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-169 Pekabaran Injil di tanah Papua di Pulau Mansinam, Manokwari, Provinsi Papua Barat.

Dalam kesempatan tersebut, Velix, Deputi Bidang Kebijakan Pemerintahan dan Wawasan Kebangsaan Sekretariat Wakil Presiden Republik Indonesia menyampaikan pesan damai Wakil Presiden Republik Indonesia Prof Dr KH Ma’ruf Amin pada momentum perayaan HUT ke-169 Pekabaran Injil di Tanah Papua yang dimulai pada 5 Februari 1855 di Pulau Mansinam.

“Kasih yang disebarkan dalam pelayanan gereja inilah yang telah menembus perbedaan di pegunungan, rawa, lembah hingga pesisir pantai di Papua. Masyarakat Papua merasakan cahaya terang dalam pelayanan gereja,” ujar Velix mengutip Wakil Presiden Ma’ruf Amin saat berlangsung perayaan yang dihadiri umat Kristiani dan tamu undangan di Pulau Mansinam, Manokwari, Papua Barat, Senin (5/2).

Pada peringatan ulang tahun bertema Kasih Kristus Menggerakkan Kemandirian Gereja, Mewujudkan Keadilan, Perdamaian dan Kesejahteraan, Velix mengatakan, pemerintah pusat mengapresiasi pelayanan gereja di tanah Papua, bahkan sebelum hadirnya negara, pelayanan gereja di tengah masyarakat memberikan gambaran penyebaran kasih di tanah Papua.

Menurut Velix, Wapres RI menyampaikan pesan agar melalui kasih Kristus yang telah disebarkan oleh pelayan gereja di tanah Papua dan telah menggerakkan kemandirian gereja, keadilan dan kesejahteraan, kiranya dapat menjadi api perdamaian dan persatuan di tanah Papua.

“Dalam konteks perencanaan 20 tahun ke depan dan menuju Papua Emas 2045, filosofi keadilan, kedamaian dan kesejahteraan menjadi agenda bersama. Mari, kita yang hadir di Pulau Mansinam, akan menjadi saksi dengan membawa pesan damai bagi semua orang,” kata Velix. (Philip/Ansel Deri/Odiyaiwuu.com)

Tinggalkan Komentar Anda :