Penjabat Gubernur Ribka Haluk dan Jamsostek Teken Kerjasama Lindungi 23 Ribu Pekerja Rentan di Papua Tengah - Odiyaiwuu.com | Membahagiakan Kehidupan

Penjabat Gubernur Ribka Haluk dan Jamsostek Teken Kerjasama Lindungi 23 Ribu Pekerja Rentan di Papua Tengah

Penjabat Gubernur Provinsi Papua Tengah Dr Ribka Haluk, S.Sos, MM dan Kepala Kantor Badan Pengelola Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Jamsostek) Wilayah Bali, Nusa Tenggara, dan Papua Kuncuro Budi Winarno usai penandatanganan perjanjian kerja sama guna melindungi 23 ribu pekerja rentan di wilayah Papua Tengah tahun 2024 di rungan kerja Penjabat Gubernur, Senin (18/12). Foto: Istimewa

Loading

NABIRE, ODIYAIWUU.com — Penjabat Gubernur Provinsi Papua Tengah Dr Ribka Haluk, S.Sos, MM dan Kepala Kantor Badan Pengelola Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Jamsostek) Wilayah Bali, Nusa Tenggara, dan Papua Kuncuro Budi Winarno, Senin (18/12) penandatanganan perjanjian kerja sama guna melindungi 23 ribu pekerja  rentan di wilayah Papua Tengah tahun 2024 di rungan kerja Penjabat Gubernur, Nabire.

“Penandatanganan kerjasama ini merupakan langkah luar biasa untuk pekerja rentan di Papua Tengah agar terlindungi dari jaminan sosial ketenagakerjaan seperti jaminan kesehatan dan jaminan sosial ketenagakerjaan. Kerjasama ini sangat penting bagi pekerja rentan yang memiliki resiko tinggi,” ujar Ribka Haluk kepada Odiyaiwuu.com di Nabire, Senin (18/12).

Selai itu Ribka juga mengatakan, kerja sama ini akan terus dibawa ke depan dan lebih ditingkatkan dan diperluas untuk memberikan perlindungan dan jaminan sosial bagi seluruh pekerja di Papua Tengah, khususnya pekerja rentan agar mendapatkan perlindungan jaminan sosial.

Sementara itu Kuncuro Budi Winarno menambahkan, pihaknya menyampaikan terima kasih kepada Penjabat Gubernur Ribka atas kerjasama ini. Meski sebagai daerah otonom baru tergolong masih muda, namun Ribka memberikan perhatian melalui komitmennya terkait perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

“Penjabat Gubernur Ibu Ribka juga telah menerbitkan Peraturan Gubernur Papua Tengah Nomor 44 tahun 2023 untuk melindungi 23.785 warga masyarakat pekerja rentan yang tersebar di delapan kabupaten di Papua Tengah,” kata Budi Winarno.

Menurut Budi Winarno, penandatanganan kerjasama ini merupakan bukti nyata dan keseriusan pemerintah daerah dalam mendukung dan melindungi kesejahteraan para pekerja di Papua Tengah.

“Perlindungan jaminan sosial adalah salah satu pilar penting dalam pembangunan berkelanjutan, sustainable develompment dan dengan adanya dukungan pemerintah daerah, BPJS Ketenagakerjaan sebagai penyelenggara dapat menjalankan tugasnya dengan baik untuk mendukung pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan jaminan sosial kepada masyarakat,” katanya.

Dalam semangat perlindungan, pihaknya juga berharap agar kerjasama semakin ditingkatkan guna mencapai perlindungan sosial yang lebih luas dan merata di seluruh lapisan masyarakat di delapan kabupaten di Papua Tengah agar semua memiliki hak perlindungan jaminan sosial.

“Melalui momentum berbahagia ini kami dari BPJS Ketenagakerjaan mengajak pemerintah daerah yang belum mengalokasikan anggaran untuk perlindungan masyarakat pekerja rentan agar bersama-sama ikut berpartitisipasi dalam upaya menciptakan lingkungan kerja yang aman dan memberikan jaminan sosial bagi para pekerja. Perlindungan sosial adalah hak bagi setiap pekerja dan bersama-sama kita wujudkan bersama,” katanya.

Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Energi dan Sumber Daya Mineral Papua Tengah Frets J Boray SE, M.Si menambahkan, perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan yang dapat diberikan antara lain jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian.

“Dengan kerjasama melalui program ini diharapkan para pekerja rentan yang mengalami kecelakaan dan meninggal dunia dapat membantu meringankan beban dan selama bekerja mereka tidak perlu merasa cemas,” ujar Boray lebih jauh.

Perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja rentan di Papua Tengah dianggarkan melalui Dinas Tenaga Kerja Provinsi melalui anggaran APBD tahun 2024. Dengan demikian, kepada para pekerja rentan diharapkan untuk tidak lagi cemas selama melakukan aktivitasnya.

Untuk itu pihak kantor BPJS Ketenagakerjaan telah memberikan pembayaran manfaat kepada masyarakat pekerja di Papua Tengah yang telah dibayarkan pada Januari hingga November 2023 santunan jaminan kecelakaan kerja yang dibayarkan sebanyak 115 kasus dengan nominal Rp 3.389 miliar.

Sedangkan santunan kematian yang dibayarkan sebanyak 208 kasus dengan nominal santunan sebesar Rp 6.724 miliar. Kemudian jaminan hari tua sebanyak 13.661 kasus dengan nominal yang dibayarkan sebesar Rp 353,23 miliar, dan jaminan pensiun sebanyak 158 kasus dengan nominal pembayaran Rp 1.762 miliar.

Kemudian kehilangan pekerjaan sebanyak 11 kasus dengan nominal pembayaran sebesar Rp 17,6 juta dan pembayaran beasiswa sebanyak 756 kasus dengan nominal pembayaran Rp 2.273 miliar. Total biaya pembayaran seluruh kasus sebesar Rp 367 miliar. (Emanuel You/Odiyaiwuu.com)

Tinggalkan Komentar Anda :