Putra Asli Papua Penerima Beasiswa YPMAK Wisuda Doktor Ilmu Hukum Universitas Trisakti

Putra Asli Papua Penerima Beasiswa YPMAK Wisuda Doktor Ilmu Hukum Universitas Trisakti

Ketua Penghubung Komisi Yudisial (KY) Republik Indonesia Wilayah Papua Dr Methodius Kossay, SH, M.Hum dan isterinya, Maria Laurent Sidabutar serta dua anaknya Netaiken Gratio Kossay dan Heano Brielle Gratia Kossay usai acara Wisuda Program Doktor, Magister, Sarjana, Spesialis, Profesi, dan Diploma Universitas Trisakti, Semester Gasal Tahun Akademik 2022-2023 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta. Sabtu (29/4). Foto: Istimewa

Loading

JAKARTA, ODIYAIWUU.com — Ketua Penghubung Komisi Yudisial (KY) Republik Indonesia Wilayah Papua Dr Methodius Kossay, SH, M.Hum, Sabtu (29/4) diwisuda dalam acara Wisuda Program Doktor, Magister, Sarjana, Spesialis, Profesi, dan Diploma Universitas Trisakti, Semester Gasal Tahun Akademik 2022-2023 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta.

Tiba di JCC Jalan Gatot Subroto, Methodius didampingi isteri terkasih, Maria Laurent Sidabutar dan dua anaknya yang masih kecil Netaiken Gratio Kossay dan Heano Brielle Gratia Kossay serta sejumlah kerabat. Rasa syukur nampak dari wajah Methodius karena meraih gelar akademik membanggakan bagi keluarga, kedua orangtua terkasih serta saudara dan saudarinya.

“Saya tentu bersyukur kepada Tuhan karena atas anugerah dan kekuatan-Nya saya berjuang keras hingga merampungkan disertasi tepat waktu. Saya juga berterima kasih kepada isteri terkasih dan dua anak saya. Mereka adalah penyemangat saya sehingga saya juga meraih Indeks Prestasi Kumulatif atau IPK 3,94,” kata Methodius kepada Odiyaiwuu.com di Jakarta Conventon Center, Jakarta, Sabtu (29/4).

Pihaknya juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pimpinan dan keluarga besar Yayasan Pengembangan Masyarakat Amungme dan Komoro (YPMAK) selaku pengelola Dana Kemitraan dari PT Freeport Indonesia. Apresiasi secara khusus disampaikan Methodius kepada Direktur YPMAK Vebian Magal beserta jajarannya yang sudah memberikan kesempatan sebagai penerima beasiswa.

“Saya salah satu putra dari lima suku kerabat dari dua suku utama yaitu Suku Amungme dan Komoro penerima beasiswa YPMAK. Melalui beasiswa dari yayasan ini saya menyelesaikan kuliah hingga merampungkan disertasi tepat waktu,” lanjut Methodius.

Methodius juga menyampaikan penghargaan kepada pihak Yayasan Bina Teruna Bumi Cendrawasih (Binterbusih) Semarang, yang juga sangat membantunya secara pribadi serta dorongan tiada henti selama melanjutkan studi di Pulau Jawa. Sosok yang dipandang sangat membantunya yaitu Paulus Sudibyo selaku Pembina Yayasan Binterbusih dan Paskalis Abner serta seluruh jajaran pengurus.

“Bapak Paulus dan Pak Paskalis serta para pengurus yayasan selalu memberikan semangat, memotivasi kami anak-anak asli Papua sebagai calon generasi emas masa depan tanah Papua. Banyak kegiatan pelatihan selalu mereka berikan. Tanpa kami sadarai, mereka semua seperti orangtua yang selalu care kepada anak-anaknya. Mereka sungguh memiliki hati tulus untuk generasi muda dan putra-puteri asli tanah Papua,” lanjut Methodius.

Methodius menulis disertasi berjudul Politik Hukum Terhadap Kebijakan Pemerintah Pusat Dalam Menyelesaikan Konflik Papua di Indonesia. Disertasi itu dipertahankan di hadapan Ketua Tim Sidang Dr Endang Penguji Pandamwari, SH, CN, MH dengan anggota Prof Dr Aloysius Uwiyono, SH, MH, Prof Dr Bintan R Saragih, SH, Prof Dr Eriyantouw Wahid, SH, MH, Prof Dr Ir Dadan Umar Daehani, DEA, dan Dr dr Rudy Hartanto, M.Fil dalam Sidang Terbuka Promosi Doktor Ilmu Hukum Universitas Trisakti, kampus Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (12/11 2022).

Methodius Kossay lahir di Wamena, Jayawijaya, 16 Mei 1991. Sempat mengenyam pendidikan dasar (SD) di Wamena ia lalu pindah di SD Negeri 3 Sambiroto Tambalang, Semarang, Jawa Tengah. Tahun 2005-2010 Methodius kemudian masuk SMP Karitas Nandan dan SMA Santo Mikael Warek, Mlati, Sleman Yogyakarta.

Ia kemudian masuk Fakultas Hukum Universitas Atma Jaya Yogyakarta hingga meraih sarjana hukum. Gelar Magister Hukum (S-2) ia raih dari Universitas Atma Jaya Yogyakarta. Tahun 2019, ia kuliah S-3 Ilmu Hukum di Universitas Trisakti Jakarta. Methodius berhasil menulis dua buku masing-masing Menangkal Paradigma Negatif dengan Prestasi dan Sosiologi Hukum.

Selain dikenal sebagai motivator, pembicara di berbagai seminar dan konsultan hukum, berbagai artikel popular Methodius juga menyebar di sejumlah media nasional seperti Media Indonesia, Investor Daily serta sejumlah media lokal seperti Odiyaiwuu.com. Pada Jumat (4/11 2022), Methodius juga mengemban tugas negara sebagai Ketua Penghubung Komisi Yudisial Republik Indonesia Wilayah Papua. (Ansel Deri/Odiyaiwuu.com)

Tinggalkan Komentar Anda :