DPRP, Pemprov Papua, dan DPRD Kabupaten Jayapura Gelar RDP Terkait Pembentukan Kabupaten Grime Nawa

DPRP, Pemprov Papua, dan DPRD Kabupaten Jayapura Gelar RDP Terkait Pembentukan Kabupaten Grime Nawa

Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Papua, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua, dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura saat menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dalam rangka pembentukan calon Daerah Otonom Baru (DOB) Kabupaten Grime Nawa di Aula Kantor Distrik Nimboran, Papua, Jumat (31/3). Foto: Istimewa

Loading

JAYAPURA, ODIYAIWUU.com — Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Papua, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua, dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura, Jumat (31/3) menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dalam rangka pembentukan calon Daerah Otonom Baru (DOB) Kabupaten Grime Nawa di Aula Kantor Distrik Nimboran, Papua.

Kepala Sub Bagian DOB dan Penataan Batas Wilayah Biro Tata Pemerintahan dan Otsus Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Papua Adolf Fitowin mewakili Pemprov Papua mengatakan, terkait rencana pembentukan Kabupaten Grime Nawa pihak Pemprov Papua dan Pemkab Jayapura selalu bekerja sama guna menyiapkan berbagai persyaratan dan kelengkapan guna mewujudkan DOB tersebut.

“Batas wilayah calon DOB dengan Kabupaten Jayapura 90 persen sudah selesai. Sedangkan batas wilayah antara Kabupaten Yalimo dan Kabupaten Jayapura yang berbatasan langsung yaitu Distrik Airu dan Benawa akan menjadi pekerjaan rumah Pemprov Papua dan Pemkab Jayapura,” ujar Adolf melalui keterangan yang diterima di Jakarta, Minggu (2/3).

Menurut Adolf, pihak Pemprov Papua hingga kini terus bekerja sama guna melengkapi berbagai persyaratan terutama penegasan tapal batas daerah khususnya antara Yalimo dan Kabupaten Jayapura.

Anggota Komisi I DPR Papua bidang pemerintahan Yonas Nusy menambahkan, selama ini perjuangan panjang masyarakat dan berbagai elemen sudah dilakukan.

DPR Papua, ujar Yonas, juga sudah menerima aspirasi masyarakat terkait calon DOB Grime Nawa dengan menggelar rapat di DPRP. Praktis, seluruh fraksi serta utusan adat DPRP menyetujui calon DOB Grime Nawa. Aspirasi itu juga dibawa ke Jakarta.

“Kami sebagai wakil rakyat sudah menunaikan tugas dan fungsi menerima usulan calon DOB Grime Nawa. Kami bersama Pemprov Papua dan juga Pemrov Papua Barat sudah diundang ke Komisi II RI menggelar rapat dengar pendapat dan rapat kerja di Senayan terkait rencana pemekaran sejumlah kabupaten di tanah Papua, termasuk Grime Nawa,” kata Yonas.

Yonas menambahkan, terkait usulan DOB sudah diterima anggota Komisi II DPR RI. Apalagi, sejumlah DOB dari Papua sudah pernah diusulkan untuk agar menjadi masukan bagi DPR RI dan pemerintah pusat.

Pemerintah pusat juga akan melakukan verifikasi terkait persyaratan dan kelengkapan pembentukan DOB. Karena itu, bila masih ada persyaratan yang belum dipenuhi maka segera dilengkapi pemerintah daerah.

“Terkait calon DOB Kabupaten Grime Nawa, aspirasi masyarakat dan berbagai elemen di daerah sudah kami sampaikan kepada DPR RI. Selanjutnya, sesuai mekanisme akan diserahkan ke Komisi II DPR yang membidangi urusan pemekaran untuk dibahas sehingga Grime Nawa segera menjadi daerah otonom,” kata Yonas lebih lanjut.

“Kami juga sudah menyampaikan kepada pimpinan Komisi II RI bahwa jika masih dokumen yang belum lengkap, akan dikomunikasikan untuk segera dilengkapi. Dengan demikian harapan warga terkait calon DOB Grime Nawa segera terwujud di Provinsi Papua,” ujarnya. (Ansel Deri/Odiyaiwuu.com)

Tinggalkan Komentar Anda :