Pastor Yan You Pr Jadi Uskup Jayapura, dr Alo Giyai: Ini Tonggak Baru Sejarah Gereja Katolik di Tanah Papua - Odiyaiwuu.com | Membahagiakan Kehidupan

Pastor Yan You Pr Jadi Uskup Jayapura, dr Alo Giyai: Ini Tonggak Baru Sejarah Gereja Katolik di Tanah Papua

Loading

OKSIBIL, ODIYAIWUU.com — Pastor Dr Yanuarius Theofilus Matopai You, Pr diumumkan sebagai Uskup Keuskupan Jayapura, Papua, Sabtu (29/10) malam. Pengumunan disampaikan langsung Uskup Emeritus Keuskupan Jayapura Mgr Dr Leo Laba Ladjar, OFM dalam Misa yang berlangsung di Katedral Jayapura.

Pemimpin Gereja Katolik Sejagat, Paus Fransiskus memilih dan merestui Pastor Yan You, Pr, imam Diosesan Keuskupan Jayapura, menggantikan Mgr Laba Ladjar, Uskup kelahiran kampung Bauraja, Kecamatan Atadei, Lembata, Nusa Tenggara Timur.

Terpilihnya Pastor Yan sebagai Uskup pertama orang asli Papua, mendapat banyak respon positif dari berbagai kalangan, terutama umat Katolik dan masyarakat bumi Cendrawasih.

Drg Aloysius Giyai, M.Kes, tokoh kerasulan awam (kerawam) Katolik Papua yang juga birokrat kesehatan asal Meepago mengatakan, terpilihnya Pastor Yan adalah karya Tuhan terindah sekaligus bagi umat Katolik di tanah Papua. Pilihan Paus Fransiskus atas diri Pastor Yan menandai tonggak baru sejarah Gereja Katolik Roma yang telah hadir di tanah Papua sejak 1894 melalui Fakfak.

“Segala sesuatu Tuhan rancang indah pada waktunya sekalipun kita menunggu selama 128 tahun. Saat ini menjadi momen bersejarah bagi suku-suku orang asli Papua. Bahwa Paus Fransiskus di Takhta Suci Vatikan selaku pemimpin tertinggi Gereja Katolik dalam tuntunan dan pertolongan Roh Kudus akhirnya memilih salah satu pastor pribumi Papua atas nama Pastor Yan You, Pr menjadi gembala di Keuskupan Jayapura. Saya yakin, kabar gembira ini bukan sekadar milik umat Katolik di Papua tetapi seluruh umat beragama dan segala makluk yang ada di bumi Cendrawasih,” kata dr Alo Giyai melalui keterangan yang diterima Odiyaiwuu.com di Jakarta, Rabu (2/11).

Menurut Alo, Pastor Yan sebagai pencipta sejarah baru Gereja Katolik, selaras dengan nama yang diberikan secara adat kepadanya yaitu Matopai. Matopai, dalam bahasa suku Mee artinya ‘membentuk sesuatu yang baru yang sebelumnya tidak ada’.

“Dari kepribadian dan hidup selibatnya, sebagai umat kami menilai memang beliau sangat layak mendapat kepercayaan dan dipilih menjadi Uskup. Ketaatan, kesetiaan, keseriusan, dan terutama sikapnya selalu tegak lurus dalam menghadapi aneka persoalan di Papua. Pastor Yan tidak paham kiri atau kanan tetapi ia penuh kasih dan mengutamakan keadilan,” ujar dr Alo.

Mantan Kepala Dinas Kesehatan Papua ini juga mengatakan, terpilihnya Pastor Yan tentu saja menjadi harapan dan doa dari para misionaris Katolik yang merintis Gereja pertama di Papua di bawah pimpinan Pastor C. Le Cocq Ardmanfile, SJ dan semua misionaris lokal dari seluruh Indonesia yang telah meletakkan dasar peradaban bagi iman umat Katolik di tanah Papua.

“Saya percaya ke depan, setelah Uskup Yan You, akan ada juga uskup-uskup baru putra asli Papua di keuskupan lain di tanah Papua. Tetapi tentu kita tidak patok hal ini mendahului kehendak Tuhan. Jabatan ini adalah pilihan dari Paus untuk mewartakan kebenaran firman Tuhan. Mau dia suku apapun, mau asli Papua atau tidak, semuanya sama. Artinya, kita boleh berdoa mendorong kebangkitan imam-imam pribumi Papua menjadi uskup, tetapi kita tidak memaksakan rancangan dan kehendak Tuhan lewat pimpinan gereja Katolik di Roma,” tegasnya.

Alo atas nama keluarga dan komunitas suku Mee mengucapkan proficiat atas terpilihnya Pastor Yan You sebagai Uskup Jayapura. “Saya sebagai tokoh kerawam Katolik Papua merasa bangga dan bahagia. Proficiat atas karunia, tugas, dan tanggungjawab yang diberikan Sri Paus kepada Pastor Yan You, Pr sebagai Uskup Jayapura,” lanjut dr Alo. (Ansel Deri, Gusty Masan Raya/Odiyaiwuu.com)

Tinggalkan Komentar Anda :