Berita Terbaru :
Home » , , » "MENGATASI MASALAH TANPA MASALAH" (Jalan Menuju Dogiyai Bahagia, Bagian 1)

"MENGATASI MASALAH TANPA MASALAH" (Jalan Menuju Dogiyai Bahagia, Bagian 1)

Written By Odiyai Wuu on Sabtu, 17 Desember 2016 | 21.39

Jalan Menuju Dogiyai Bahagia, Bagian 1
"Mengatasi masalah tanpa masalah" adalah slogan Perusahaan Umum (Perum) Pegadaian Indonesia. Jika kita membutuhkan dana, maka asalkan kita mempunyai barang berharga, kita dapat mengadaikannya di Perum Pegadaian. Kita akan memperoleh dana dengan jumlah tertentu dengan jaminan barang berharga yang kita titipkan. Tetapi kita dikenakan bunga yang harus kita bayar saat kita mengambil kembali barang berharga yang kita titipkan sesuai dengan standar yang ditentukan oleh Perum Pegadaian. Yang jelas masalah (kebutuhan) kita teratasi dengan pelayanan Perum Pegadaian ini tanpa masalah.
Apakah kita pun dapat "mengatasi masalah" pelayanan pemerintahan dan pembangunan masyarakat Kabupaten Dogiyai "tanpa masalah"?
Orang yang bijak dan cerdas tentu saja tidak menghendaki agar masalah diatasi dengan melahirkan dan melestarikan masalah. Sebab hal itu tidak menyelesaikan masalah, tetapi boleh jadi justru menambah masalah. Hal ini berarti kita terus-menerus hidup dalam masalah. Dan akhirnya kita pun menjadi orang bermasalah.
Hal yang sama pun berlaku dalam konteks pelayanan pemerintahan dan pembangunan masyarakat Kabupaten Dogiyai. Masyarakat Kabupaten Dogiyai yang bijak dan cerdas (1) tidak menghendaki mengatasi masalah pelayanan pemerintahan dan pembangunan masyarakat Kabupaten Dogiyai dengan melahirkan dan melestarikan masalah; dan (2) tidak menghendaki mengatasi masalah pelayanan pemerintahan dan pembangunan masyarakat Kabupaten Dogiyai oleh orang yang bermasalah.
Agar masalah pelayanan pemerintahan dan pembangunan masyarakat Kabupaten Dogiyai teratasi tanpa melahirkan dan melestarikan masalah, maka harus mempunyai gagasan yang cerdas dan bijak. Gagasan itu adalah visi, misi dan program pelayanan pemerintahan dan pembangunan masyarakat yang dirumuskan dan dilaksanakan berdasarkan (1) kondisi obyektif kehidupan masyarakat Kabupaten Dogiyai; dan (2) cita-cita hidup masyarakat Kabupaten Dogiyai yang hendak diraih di masa depan.
Selain itu, agar masalah pelayanan pemerintahan dan pembangunan masyarakat Kabupaten Dogiyai teratasi tanpa melahirkan dan melestarikan masalah, maka proses pelayanan pemerintahan dan pembangunan masyarakat harus dipimpin dan/atau dilakukan oleh orang yang tidak bermasalah. Yang dimaksud dengan orang yang tidak bermasalah adalah (1) orang yang mempunyai kemampuan intelektual, kemampuan emosional, dan kemampuan spiritual secara memadai dan berimbang; (2) orang yang mempunyai gagasan cerdas dan bijak mengenai pelayanan pemerintahan dan pembangunan masyarakat Kabupaten Dogiyai; dan (3) orang yang selam ini tidak menciptakan dan melestarikan kebencian, permusuhan, dan perpecahan antara sesama orang Dogiyai (khususnya antara wilayah Kamu dan Mapia, antara agama Katolik dan Protestan, dan antara kelompok kepentingan tertentu dengan kelompok kepentingan tertentu lainnya).
Akhirnya, semuanya tergantung kepada komitmen dan pilihan masyarakat Kabupaten Dogiyai sendiri. Masyarakat Kabupaten Dogiyai sendiri yang harus menentukan bagaimana dan siapa yang "tidak bermasalah" untuk "mengatasi masalah" pelayanan pemerintahan dan pembangunan masyarakat Kabupaten Dogiyai "tanpa masalah".
Berdoalah untuk memohon kepada ALLAH, sebab Dia akan memberikan petunjuk untuk menentukan bagaimana dan siapa yang "tidak bermasalah" untuk "mengatasi masalah" pelayanan pemerintahan dan pembangunan masyarakat Kabupaten Dogiyai "tanpa masalah".
Dogiyai Bahagia!
ALLAH sayang kita. Amin.
Ya! Ok!
YAKOBUS DUMUPA, S.IP
(Calon Bupati Dogiyai 2017-2022, Nomor Urut 1)
Share this post :

Komentar Anda :

Posting Komentar

 
Hak Cipta © 2016 ODIYAI WUU.COM | Website Pribadi DUMUPA ODIYAIPAI