Berita Terbaru :
Home » , , , » COPY-PASTE (KEGAGALAN) PELAYANAN PEMERINTAHAN DAN PEMBANGUNAN MASYARAKAT DI KABUPATEN DOGIYAI DAN SOLUSINYA (Jalan Menuju Dogiyai Bahagia, Bagian 4)

COPY-PASTE (KEGAGALAN) PELAYANAN PEMERINTAHAN DAN PEMBANGUNAN MASYARAKAT DI KABUPATEN DOGIYAI DAN SOLUSINYA (Jalan Menuju Dogiyai Bahagia, Bagian 4)

Written By Odiyai Wuu on Senin, 19 Desember 2016 | 20.45

Jalan Menuju Dogiyai Bahagia, Bagian 4
Setelah mencermati proses pelayanan pemerintahan dan pembangunan masyarakat yang dilaksanakan oleh pemerintah tertentu dalam kurun waktu tertentu, pasti muncul beberapa pertanyaan, antara lain (1) apakah pelayanan pemerintahan dan pembangunan masyarakat telah berhasil?; (2) mengapa terjadi kegagalan pelayanan pemerintahan dan pembangunan masyarakat?; dan (3) bagaimana menata dan/atau memperbaiki proses pelayanan pemerintahan dan pembangunan masyarakat agar berhasil?

Pertanyaan-pertanyaan seperti ini wajar muncul (1) agar proses pelayanan pemerintahan dan pembangunan masyarakat dapat dievaluasi dan (2) agar selanjutnya proses pelayanan pemerintahan dan pembangunan masyarakat dapat dilaksanakan dengan baik dan benar agar dapat berhasil.

Bagaimana dengan proses pelayanan pemerintahan dan pembangunan masyarakat di Kabupaten Dogiyai? Secara lebih rinci telah saya uraikan dalam buku berjudul "Membangun Meeuwodide: Mengevaluasi dan Menata Pelayanan Pemerintahan dan Pembangunan Masyarakat di Kabupaten Nabire, Kabupaten Paniai, Kabupaten Dogiyai, dan Kabupaten Deiyai (Sebuah Pengantar)." Dari hasil evaluasi, saya menemukan bahwa proses pelayanan pemerintahan dan pembangunan masyarakat di Kabupaten Dogiyai "tidak berjalan efektif" dan muncul gejala-gejala "kegagalan".

Tidak berjalan efektifnya dan munculnya gejala-gejala kegagalan proses pelayanan pemerintahan dan pembangunan masyarakat di Kabupaten Dogiyai salah satunya disebabkan oleh "sesat pikir" (krisis gagasan) mengenai proses pelayanan pemerintahan dan pembangunan masyarakat di Kabupaten Dogiyai yang diidap oleh para stakeholders yang berkompeten dalam proses pelayanan pemerintahan dan pembangunan masyarakat, terutama pihak Pemerintah Kabupaten Dogiyai.

Akibat sesat pikir (krisis gagasan), maka proses pelayanan pemerintahan dan pembangunan masyarakat di Kabupaten Dogiyai cenderung dilaksanakan dengan gaya "copy-paste" (model "pembangunan copy-paste"). Model ini cenderung meniru proses pelayanan pemerintahan dan pembangunan masyarakat di tempat lain dan diterapkan di tempat lain secara membabi-buta, tanpa proses analisa dan adaptasi terlebih dahulu secara baik dan benar. Uniknya, yang juga ditiru adalah kegagalan pembangunannya. Tapi yang lebih unik lagi kegagalan pembangunan itu diyakini baik dan benar karena sudah "dimapankan" (Ingat, dimana-mana keburukan dan kesalahan yang telah dimapankan sering dan/atau selalu diyakini sebagai kebaikan dan kebenaran).

"Pembangunan copy-paste" di Kabupaten Dogiyai ini apabila dilaksanakan terus-menerus, maka akan menyebabkan kegagalan pelayanan pemerintahan dan pembangunan masyarakat Kabupaten Dogiyai yang sangat fatal. Untuk mewujudkan pelayanan pemerintahan dan pembangunan masyarakat Kabupaten Dogiyai yang berhasil dan berkualitas sebagaimana diinginkan dan dibutuhkan oleh segenap masyarakat Kabupaten Dogiyai, maka dibutuhkan (1) orang-orang cerdas dan bijak yang memahami proses pelayanan pemerintahan dan pembangunan masyarakat yang semestinya; (2) gagasan cerdas dan bijak berkaitan dengan proses pelayanan pemerintahan dan pembangunan masyarakat yang dihasilkan oleh orang-orang cerdas dan bijak tersebut; dan (3) eksekutor gagasan cerdas dan bijak yang paham cara mengeksekusinya.

Melalui proses perenungan yang panjang dan evaluasi yang cermat, saya telah merumuskan gagasan pelayanan pemerintahan dan pembangunan masyarakat Kabupaten Dogiyai yang cerdas dan bijak dengan cita-cita DOGIYAI BAHAGIA. Gagasan ini saya rumuskan dengan mempertimbangkan (1) masa lalu kehidupan orang Mee, (2) aspirasi dan kebutuhan masyarakat Kabupaten Dogiyai, dan (2) cita-cita hidup masyarakat Kabupaten Dogiyai yang hendak diwujudkan di masa depan, dengan berpedoman pada (1) nilai-nilai adat dan kebudayaan Mee dan (2) sambil memperhatikan perkembangan global, Indonesia dan Papua. 

Keberhasilan pelayanan pemerintahan dan pembangunan masyarakat Kabupaten Dogiyai berada di tangan orang Dogiyai (orang Mee di Kamuu dan Mapiha) sendiri. Marilah kita mewujudkannya. DOGIYAI BAHAGIA!
ALLAH sayang kita. Amin.
Ya! Ok!
YAKOBUS DUMUPA, S.IP
(Calon Bupati Dogiyai 2017-2022, Nomor Urut 1)
Share this post :

Komentar Anda :

Posting Komentar

 
Hak Cipta © 2016 ODIYAI WUU.COM | Website Pribadi DUMUPA ODIYAIPAI