Berita Terbaru :
Home » , , , » Tahun Baru, Hidup Baru

Tahun Baru, Hidup Baru

Written By Odiyai Wuu on Kamis, 31 Desember 2015 | 21.21

Gambar : Tahun Baru (Ilustrasi)
Ketika bunyi petasan menggema di seantero Kota Jayapura dan gemerlapan cahaya kembang api menghiasi langit Kota Jayapura tengah malam ini menyambut tahun baru 2016, melintas dalam pikiran saya: andaikan sekarang ini tiba-tiba dunia khiamat. Saya membayangkan pasti banyak orang yang tidak siap untuk menghadapinya. Yang jelas, tidak ada yang abadi di dunia ini, sebab yang abadi hanyalah perubahan. Semuanya akan berubah dengan cara dan wujudnya sendiri pada waktunya.

Salah satu perubahan paling fundamental yang merupakan takdir yang tidak dapat dihentikan adalah kematian. Kematian dalam konteks personal adalah “khimat pribadi”, yaitu masing-masing orang mengakhiri masa hidupnya di dunia dan menuju akhirat (entah surga atau neraka). Tetapi khiamat juga dapat terjadi (sesuai dengan ajaran agama dan kebudayaan tertentu) dalam konteks global, yaitu kematian bumi dan/atau alam semesta, yang tentu saja otomatis mengkhiamatkan segala isi bumi termasuk manusia. Ketika dua perubahan (kematian) itu terjadi, tak seorang pun yang dapat menghentikannya.

Apakah kita sudah siap untuk menghadapi perubahan (kematian) itu? Tergantung masing-masing orang. Banyak orang selalu siap untuk menghadapi khiamat pribadi dan khiamat global. Tetapi lebih banyak orang justru tidak siap untuk menghadapinya. Ini adalah pilihan hidup, tergantung siapa hendak memilih apa.

Pergantian tahun setiap tahun hendaknya dijadikan momentum untuk memperbarui diri dalam rangka mempersiapkan diri menghadapi takdir kematian pribadi dan global. Harus disadari bahwa makin bertambah tahun, maka makin dekatlah waktu kematian pribadi dan global. Karena itu, sebaiknya makin sadarlah kita untuk menghadapinya. Caranya sederhana saja, yakni dengan hidup baru; kurangilah atau hindarilah dosa, perbanyaklah atau lakukanlah kebaikan dan kebenaran. Dengan begitu, setelah mengakhiri hidup di dunia fana ini, kita akan menyambung hidup baru di Nirwana bersama Sang Khalik Yang Agung dalam keabadiannya.

(Dumupa Odiyaipai)

Share this post :

Komentar Anda :

Posting Komentar

 
Hak Cipta © 2016 ODIYAI WUU.COM | Website Pribadi DUMUPA ODIYAIPAI