Berita Terbaru :
Home » » Negara Tanpa Tuhan

Negara Tanpa Tuhan

Written By Odiyai Wuu on Minggu, 21 Juni 2015 | 21.14

Gambar : Negara Tanpa Tuhan (Ist)
Jika dikatakan “Indonesia adalah negara tanpa Tuhan”, maka sudah pasti banyak orang Indonesia akan marah. Bahkan orang yang mengatakannya akan dianggap sebagai “orang aneh”, sehingga bisa diancam atau dibunuh sekalipun (sebagaimana sudah menjadi tradisi bangsa Indonesia). Alasannya karena Negara Indonesia adalah negara yang (sesuai dengan sila pertama Pancasila) “ber-Ketuhanan Yang Maha Esa”. Alasan lainnya karena hampir semua warga Negara Indonesia adalah umat beragama. Tetapi pertanyaannya, jika demikian, apakah benar negara ini benar-benar dijalankan sesuai dengan kehendak Tuhan dan ajaran enam agama yang dianut warga Negara Indonesia dan diakui pemerintah?

Jika melihat fakta kehidupan bernegara, berbangsa, bermasyarakat dan beragama di Indonesia justru akan menimbulkan banyak keragu-raguan dan pertanyaan. Apakah saling membenci dan saling bermusuhan antar pribadi dan antar kelompok (apapun alasannya) adalah bukti Indonesia negara yang beragama? Apakah korupsi yang merajalela adalah bukti bahwa Indonesia negara yang beragama? Apakah meneror dan membunuh warga negara sendiri hanya karena beda pendapat dan pandangan ideologi adalah bukti bahwa bahwa Indonesia adalah negara beragama? Apakah membenarkan satu agama dan mengharamkan agama lain adalah bukti bahwa Indonesia adalah negara beragama? Apakah manipulasi kekuasaan oleh para pemimpin negara untuk menindas dan menjajah rakyatnya adalah bukti bahwa Indonesia negara beragama? Apakah hampir semua kekayaan alam digadaikan kepada pihak asing dan membiarkan rakyat miskin dan menderita adalah bukti bahwa Indonesia negara beragama? Dan pertanyaan terakhir, apakah semua kejahatan yang dilakukan oleh pemerintah dan segenap warga Negara Indonesia di negara yang mengklaim diri sebagai negara Berketuhanan Yang Masa Esa ini adalah sesuai dengan kehendak Tuhan dan oleh karenanya negara ini masih kayak disebut sebagai negara yang beragama dan Berketuhanan Yang Masa Esa?

Seharusnya para pemimpin negara ini dan segenap warga negaranya sadar bahwa fakta kehidupan menunjukan bahwa negara ini dijalankan menyimpang dari ajaran agama dan kehendak Tuhan. Haruslah sadar juga bahwa simbol dan slogan semata tidak menjamin dan menunjukan kehidupan berdasarkan agama dan kehendak Tuhan yang sesungguhnya. Karena itu, seharusnya merasa malu dan mengakui segala kesalahan (yang tidak sesuai dengan ajaran agama dan kehendak Tuhan) agar kemudian dapat memperbaikinya untuk menata hidup yang lebih baik kedepan. Jika tidak, negara ini memang “negara tanpa Tuhan”. (Dumupa Odiyaipai)
Share this post :

Komentar Anda :

Posting Komentar

 
Hak Cipta © 2016 ODIYAI WUU.COM | Website Pribadi DUMUPA ODIYAIPAI