Berita Terbaru :
Home » » Happy Valentine Day

Happy Valentine Day

Written By Odiyai Wuu on Kamis, 26 Februari 2015 | 17.30

Happy Valentine Day
Tanggal 14 Februari setiap tahun selalu diperingati sebagai “Valentine Day” (Hari Kasih Sayang). Banyak cara digunakan oleh siapapun untuk memperingatinya. Tetapi tak dapat dipungkiri bahwa banyak orang juga justru mengecam Valentine Day. Di tengah pro dan kontra tersebut, banyak orang yang belum memahami sejarah lahirnya dan maksud dari Valentine Day, sehingga kebanyakan orang hanya “ikut ramai” merayakan dan mengecamnya saja.

Sesungguhnya ada banyak versi mengenai asal-usul dan maksud dari Valentine Day. Dari sekian banyak itu, dua diantaranya adalah sebagai berikut.

Pertama, ritual tahunan setiap tanggal 15 Februari di zaman Romawi Kuno untuk memperingati Lupercus, dewa kesuburan. Dalam acara itu, para pendeta mempersembahkan korban kambing dan anjing untuk Lupercus kemudian para lelaki muda lantas berhamburan di jalanan kota Roma membawa cambuk yang terbuat dari kulit kambing dan anjing tadi, tanpa busana. Para wanita muda, yang yakin bahwa kulit kambing tersebut mujarab untuk kesuburan, akan maju sukarela untuk menyambut cambukan mereka. Wanita yang hamil berharap bisa melahirkan tanpa sakit, sedangkan yang mandul berharap bisa memiliki keturunan.

Kedua, untuk memperingati Santo Valentinus, salah satu orang suci dalam agama Katolik Roma. Ada dua versi cerita mengenai kisah Santo Valentinus yang kemudian dipercaya melahirkan Valentine Day. Menurut versi pertama, Kaisar Claudius II yang memerintah Kerajaan Roma berang dan memerintahkan agar menangkap dan memenjarakan Santo Valentinus karena ia dengan berani menyatakan tuhannya adalah Yesus, sambil menolak menyembah dewa-dewi orang Romawi. Orang-orang yang bersimpati pada Santo Valentinus lalu menulis surat dan menaruhnya di terali penjaranya. Menurut versi kedua, Kaisar Claudius II menganggap tentara muda bujangan lebih tabah dan kuat di dalam medan peperangan daripada orang yang menikah. Sebab itu, kaisar lalu melarang para pemuda yang menjadi tentara untuk menikah. Tindakan kaisar ini diam-diam mendapat tentangan dari Santo Valentinus dan ia secara diam-diam pula menikahkan banyak pemuda hingga ia ketahuan dan ditangkap. Kaisar Claudius memutuskan hukuman gantung bagi Santo Valentinus. Eksekusi dilakukan pada tanggal 14 Februari 269.

Oleh kelompok yang kontra (yang pada umumnya umat Islam), Valentine Day dianggap sebagai bentuk penyembahan berhala. Sebab dengan merayakan dan/atau memperingatinya, orang dianggap ikut menyembah dewa Lupercus dan Tuhan Yesus (yang menurut umat Islam adalah nabi, bukan Tuhan). Tetapi pelarangan itu tidak efektif, sebab banyak umat Islam di hampir seluruh belahan dunia justru telah terhipnotis dengan Valentine Day. Bahkan banyak umat Islam yang justru menjadi “maniak” Valentine Day. Sementara bagi kelompok pro, Valentine Day dianggap sebagai “hari penting” yang perlu dirayakan dalam berbagai bentuk, bahkan dalam bentuk yang “negatif” sekalipun untuk membuktikan “kasih sayang” kepasa pasangannya atau bukan pasangannya.

Tanpa bermaksud pro atau kontra dengan Valentine Day, saya mengucapkan “Happy Valentine Day”. (Dumupa Odiyaipai)
Share this post :

Komentar Anda :

Posting Komentar

 
Hak Cipta © 2016 ODIYAI WUU.COM | Website Pribadi DUMUPA ODIYAIPAI