Berita Terbaru :
Home » » Trauma Dekolonisasi TL, Indonesia Bumkam Demokrasi di Papua

Trauma Dekolonisasi TL, Indonesia Bumkam Demokrasi di Papua

Written By Odiyai Wuu on Rabu, 10 Desember 2014 | 19.09

Jayapura, MAJALAH SELANGKAH --  Kekerasan atas kebebasan ekspresi di tanah Papua teros disoroti banyak pihak. Dinilai, aparat keamanan Indonesia di Papua terus bertindak brutal atas hak-hak ekspresi damai orang Papua. Hingga April 2013, aparat Indonesia telah penjarakan 70-an orang karena melalukan ekspresi damai.

Ketua  Pokja Adat Majelis Rakyat Papua (MRP), Yakobus Dumupa ikut bicara. Kata dia, pembumkaman demokrasi dan kekerasan atas hak kebebasan ekspresi bagi orang Papua  terjadi karena Indonesia trauma dekolonisasi Tomor Leste.

"Indonesia lakukan kekerasan atas kebebasan ekspresi karena ketakutan dan trauma dekolonisasi Timor Leste. Padahal, pemerintah Indonesia harus menyadari bahwa lepasnya Timor Leste disebabkan karena pelanggaran HAM dan pembumkaman atas hak menyampaikan pendapat, termasuk dengan cara demontrasi," tuturnya.

Dumupa yang belum lama ini ditunjuk sebagai Ketua Tim Kerja Evaluasi Otonomi Khusus Papua ini menilai, pelarangan aksi dan kekerasan di Papua justru akan menyuburkan gerakan perjuangan kemerdekaan Papua.

Jadi, kata dia, mestinya orang Papua hak yang seluas-luasnya untuk menyampaikan pendapat di muka umum dalam bentuk demontrasi. Karena, hal itu tidak secara otomatis memerdekakan Papua. (MS)

Sumber : Majalah Selangkah
Tanggal : 28 Juni 2013
Share this post :

Komentar Anda :

Posting Komentar

 
Hak Cipta © 2016 ODIYAI WUU.COM | Website Pribadi DUMUPA ODIYAIPAI