Berita Terbaru :
Home » , » Penyitaan dan Pemusnahan Minuman Keras di Mowanemani Bukti Kebobrokan Para Pejabat dan Aparat Kepolisian

Penyitaan dan Pemusnahan Minuman Keras di Mowanemani Bukti Kebobrokan Para Pejabat dan Aparat Kepolisian

Written By Odiyai Wuu on Selasa, 09 Desember 2014 | 23.58

Kemarin siang, Sabtu, 18 Januari 2014, Ketua Lembaga Adat Kabupaten Dogiyai, Germanus Goo melaporkan kepada saya melalui sambungan telepon bahwa masyarakat sedang melakukan penyitaan dan pemusnahan minuman keras di Mowanemani. Penyitaan dilakukan di sejumlah tempat yang diduga menyimpang dan mengedarkan minuman keras, termasuk di sejumlah rumah milik pejabat. Dan akhirnya ditemukan sejumlah minuman keras di rumah sejumlah pejabat. Sedangkan para aparat kepolisian melakukan tindakan pembiaran dan cenderung memelihara bisnis maksiat tersebut. Akibatnya, sejumlah orang terutama para anak muda terjerumus mengkonsumsi minuman keras.
    Menanggapi laporan tersebut, saya selalu anggota MRP menyampaikan beberapa hal sebagai berikut:
  1. Pertama-tama MRP menyampaikan terimakasih kepada masyarakat Kabupaten Dogiyai di Mowanemani atas penyitaan dan pemusnahan minuman keras yang dilakukannya. Penyitaan dan pemusnahan minumas keras tersebut merupakan sebuah sikap dan inisiatif masyarakat yang sangat terpuji. Masyarakat melakukan tindakan yang positif untuk menyelamatkan manusia yang menjadi korban minuman keras selama ini.
  2. Para pejabat atau siapapun yang menyimpan dan mengedarkan minuman keras harus dikutuk dan dikucilkan oleh masyarakat, sebab mereka menjadi aktor-aktor perusak ketentraman dan pembunuh masyarakat.
  3. Aparat keamanan tidak berguna sama sekali, sebab mereka tidak menjalankan tugas mereka dalam menjaga keamanan dan ketentraman masyarakat. Hal ini dapat dicurigai sebagai upaya pembiaran agar masyarakat menjadi korban dari minuman keras. Dan boleh jadi pula ada oknum aparat kepolisian yang terlibat dalam bisnis ilegal tersebut, sebab bukan rahasia lagi bahwa selalu ada oknum aparat kepolisian yang terlibat dalam bisnis seperti itu selama ini di Papua.
  4. Pemerintah daerah Kabupaten Dogiyai, entah pihak eksekutif maupun legislatif dari waktu ke waktu semakin menunjukkan ketidakmampuan dan kegagalannya dalam melakukan tugas dan pengabdiannya. Bahkan yang lebih ironis lagi, kebanyakan pejabat di Dogiyai yang menjadi pengkonsumsi minuman keras. Dalam kondisi seperti ini sudah dipastikan para pejabat menjadi aktor penyedian atau distributor sekaligus pengkonsumsi minuman keras.
  5. Jika pemerintah Kabupaten Dogiyai dan aparat kepolisian di Kabupaten Dogiyai tidak mampu menjaga ketentraman hidup masyarakat bahkan menjadi aktor penghancur dan pembunuh masyarakat, maka masyarakatlah yang harus menjaga keamanan dan ketentraman hidupnya seperti yang dilakukan dalam penyitaan dan pemusnahan minuman keras tersebut. Kejahatan harus dilawan dan harus dikalahkan.
  6. MRP dalam waktu dekat akan melayangkan surat teguran dan kutukan kepada Bupati Kabupaten Dogiyai, Ketua DPRD Kabupaten Dogiyai, Kepala Kepolisian Sektor Moanemani, dan para pejabat yang menyimpang dan mendistribusikan minuman keras tersebut.

Jayapura, 19 Januari 2014


Yakobus Dumupa, S.IP
(Sekretaris Pokja Adat MRP)

Share this post :

Komentar Anda :

Posting Komentar

 
Hak Cipta © 2016 ODIYAI WUU.COM | Website Pribadi DUMUPA ODIYAIPAI