Berita Terbaru :
Home » » Mengenal Dan Belajar Dari Pemimpin Besar

Mengenal Dan Belajar Dari Pemimpin Besar

Written By Odiyai Wuu on Kamis, 04 Desember 2014 | 07.26

Mengenal Dan Belajar Dari Pemimpin Besar


 
Judul : 
Mengenal dan Belajar dari Pemimpin Besar  

Penulis : 
Yakobus Odiyaipai Dumupa

Penerbit : 
Lembaga Pendidikan Papua (LPP)

Tahun terbit : 
2012

Sekilas Isi Buku :

Menyadari betapa besarnya pengaruh kata untuk membela dan menyelamatkan manusia dari berbagai bentuk penjajahan dan penindasan, maka saya termotivasi untuk menulis buku ini. Dengan motivasi itu, saya meneliti dan mempelajari “cerita perjuangan” (dengan membaca buku dan liputan media massa, menonton film dokumenter, dan mendengarkan cerita lisan) mereka yang saya sebut sebagai “Pemimpin Besar”. Mereka pantas disebut Pemimpin Besar karena mereka telah membuktikan dirinya memiliki “jiwa besar dengan melakukan perjuangan besar, sambil rela menanggung resiko besar untuk meraih sukses besar”. Selanjutnya, saya berusaha untuk menulis cerita hidup dan perjuangannya secara singkat dalam buku ini.

Lewat cerita perjuangan para Pemimpin Besar ini, secara umum saya bermaksud untuk memotivasi atau membagi pengetahuan kepada para calon pemimpin dan pemimpin di zaman sekarang. Soalnya, di tengah gempuran berbagai bentuk penjajahan dan penindasan yang bertubi-tubi, banyak calon pemimpin dan pemimpin di zaman sekarang nampaknya telah ”hilang akal” (atau sebut saja ”terkapar tak berdaya”). Dengan membaca cerita hidup dan perjuangan para Pemimpin Besar ini, saya berharap para calon pemimpin dan pemimpin dapat mengambil hikmahnya atau terinspirasi untuk dapat meniru (tentunya dengan menyesuaikan diri dengan dinamika penjajahan dan perjuangan di tempatnya masing-masing) untuk melawan dan mengalahkan berbagai bentuk penjajahan dan penindasan.

Buku ini secara khusus saya tulis karena merasa prihatin yang mendalam menyaksikan rakyat Papua yang hidup bagaikan ”domba tanpa gembala di tengah serigala”. Walaupun banyak orang dan banyak kelompok yang mengklaim diri sebagai ”Pemimpin Rakyat Papua” (baik dalam kapasitas sebagai aparatur politik dan pemerintahan Indonesia di daerah, maupun dalam kapasitas sebagai pemimpin dalam upaya memisahkan diri dari kekuasaan Indonesia), tetapi semuanya menjadi pemimpin kerdil yang pengecut dan apatis. Mereka tidak mempunyai jiwa yang besar untuk memimpin bangsa besar ini, sehingga mereka gampang ditaklukkan oleh para penjajah dan penindas. Mereka juga tidak mempunyai rasa senasib, karena cenderung egois dengan merasa kepemimpinannya yang paling benar dibanding kepemimpinan orang lain, sehingga tak pernah ada persatuan dalam upaya untuk mengangkat harkat dan martabat rakyat Papua dari penderitaan hidup yang dialaminya.

Yakobus Odiyaipai Dumupa
Share this post :

Komentar Anda :

Posting Komentar

 
Hak Cipta © 2016 ODIYAI WUU.COM | Website Pribadi DUMUPA ODIYAIPAI